Dukung Transformasi Digital Pemko Payakumbuh Optimalkan Srikandi

  • 09 Jun 2026 21:22 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh memperkuat penerapan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) guna mengakselerasi transformasi birokrasi digital. Agenda strategis untuk mewujudkan administrasi pemerintahan yang tertib dan transparan ini dibuka resmi oleh Sekretaris Daerah Rida Ananda pada Senin, 8 Juni 2026.

Rida Ananda saat membacakan arahan Wali Kota Zulmaeta menyampaikan bahwa optimalisasi platform digital merupakan kunci utama dalam memodernisasi tata kelola persuratan dinas. Sistem terpadu ini didesain agar seluruh dokumen kedinasan dapat dikelola secara akuntabel sekaligus memangkas birokrasi pelayanan publik agar lebih responsif.

“SRIKANDI bukan sekadar aplikasi persuratan elektronik, tetapi instrumen penting untuk mewujudkan birokrasi yang modern, efektif, transparan, dan akuntabel,” kata Rida Ananda di hadapan seluruh kepala perangkat daerah.

Ia menambahkan, migrasi ke sistem elektronik ini memastikan setiap dokumen memiliki rekam jejak digital yang jelas dan mudah dilacak. Keamanan serta kecepatan penelusuran naskah dinas dinilai akan langsung berimplikasi pada peningkatan mutu performa pelayanan kepada masyarakat luas.

“Kita ingin seluruh proses administrasi pemerintahan semakin cepat, terdokumentasi dengan baik, mudah ditelusuri, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya menegaskan urgensi program tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Erwan memaparkan tren positif pemanfaatan aplikasi hasil kolaborasi lintas kementerian dan lembaga pusat ini. Berdasarkan data monitoring terbaru, tercatat puluhan ribu naskah kedinasan, surat masuk, surat keluar, hingga disposisi elektronik telah sukses dikelola secara digital.

“Melalui rapat ini kami ingin memperkuat komitmen seluruh perangkat daerah dalam mengoptimalkan penggunaan SRIKANDI sehingga pengelolaan arsip dan administrasi pemerintahan dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan akuntabel,” tutur Erwan menjelaskan target pencapaian instansinya.

Erwan menambahkan, pihaknya telah membuka layanan Klinik Kearsipan serta menggelar coaching clinic secara bertahap kepada belasan organisasi perangkat daerah (OPD). Langkah pendampingan teknis ini diproyeksikan mampu menyamakan standar kecakapan operasional seluruh subbagian umum kepegawaian dalam pemanfaatan aplikasi sehari-hari.

“Kami berharap seluruh OPD dapat mengoptimalkan penggunaan SRIKANDI dalam aktivitas administrasi sehari-hari sehingga pengelolaan arsip, tata naskah dinas, dan pelayanan administrasi dapat berlangsung lebih cepat, terukur, serta terdokumentasi dengan baik,” pungkas Erwan mengakhiri laporannya. (AAD/YPA)

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....