FGD PJKIP: Masjid Jadi Pusat Edukasi Mitigasi Bencana di Padang Panjang
- 06 Jun 2026 17:37 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Padang Panjang – Pemko bersama Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik PJKIP Kota Padang Panjang mendorong penguatan peran masjid sebagai pusat edukasi dan kesiapsiagaan bencana. Dorongan itu disampaikan lewat Focus Group Discussion FGD Bulan Mitigasi Bencana Satu Abad Gempa Padang Panjang 1926.
Kegiatan bertema "Peran Masjid dalam Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana" digelar di Hall Lantai III Balai Kota, Sabtu 6 Juni 2026. Dibuka Wali Kota Hendri Arnis.
Hadir Ketua DPRD Imbral, Ahli Geologi Sumbar Ade Edward, Asisten I Setdako I Putu Venda, Kadis Kominfo Harry Rizka Perdana, Plh Kepala BPBD Kesbangpol Dian Eka Purnama, Kadis Sosial PPKBPPPA Winarno, Ketua PJKIP Rifnaldi, Ketua Dewan Masjid Ade Sehabudin, serta tokoh masyarakat dan undangan lain.
Wako Hendri menegaskan peringatan satu abad Gempa Padang Panjang 1926 harus jadi momentum memperkuat kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana yang bisa terjadi kapan saja.
“Padang Panjang daerah rawan bencana. Karena itu butuh keterlibatan seluruh elemen, termasuk masjid sebagai pusat aktivitas umat, untuk jadi bagian sistem mitigasi dan kesiapsiagaan bencana terintegrasi,” ujarnya.
Hendri menilai masjid punya posisi strategis. Selain tempat ibadah, masjid juga sarana edukasi dan penyebaran informasi ke masyarakat. Lewat fungsi itu, edukasi kebencanaan bisa menjangkau hingga tingkat paling bawah sehingga pemahaman mitigasi tumbuh lebih luas dan merata.
“Melalui FGD ini diharapkan lahir gagasan dan rekomendasi strategis untuk menguatkan peran masjid dalam sistem mitigasi bencana daerah. Dengan sinergi pemerintah, tokoh agama, akademisi, komunitas, dan masyarakat, Padang Panjang diharapkan jadi kota tangguh dan siap hadapi tantangan kebencanaan,” katanya.
Ketua Panitia Eko Susilo menyebut masjid dekat dengan masyarakat sehingga efektif membangun kesadaran kolektif tentang mitigasi bencana.
“Masjid institusi dekat masyarakat. Melalui penguatan fungsi masjid, kita bangun kesadaran kolektif pentingnya mitigasi bencana agar masyarakat lebih siap hadapi potensi risiko kapan saja,” ujarnya.
FGD diharapkan menghasilkan masukan dan rekomendasi jadi dasar penguatan program mitigasi bencana berbasis masyarakat. Sekaligus memperkuat peran masjid mendukung terwujudnya Padang Panjang tangguh bencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....