Wako Hendri Promosikan Investasi Padang Panjang di Trade Fair Jakarta

  • 05 Jun 2026 00:07 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Padang Panjang - Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis mempromosikan peluang investasi strategis Kota Padang Panjang kepada investor internasional dalam ajang 2026 China (Indonesia) Trade Fair, 2026 China (Indonesia) Export Brand Joint Expo, dan 2026 International Industrial Week (Indonesia) di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Rabu 3 Juni 2026.

Melalui forum yang mempertemukan pelaku usaha, investor, pemerintah daerah, dan perusahaan internasional itu, Wako Hendri mengajak investor global menjajaki potensi investasi di Padang Panjang. Fokus promosi diarahkan pada sektor pertanian, industri pangan, perdagangan, dan pariwisata.

Dalam sambutannya, Hendri mengapresiasi penyelenggaraan pameran internasional tersebut. Ia menilai forum ini menjadi wadah penting memperkuat hubungan ekonomi dan kerja sama bisnis antara Indonesia dan Tiongkok.

Ia memperkenalkan Padang Panjang sebagai daerah strategis di Sumatera Barat dengan keunggulan kompetitif dan potensi ekonomi yang terus berkembang. Kondisi geografis di dataran tinggi dengan udara sejuk, katanya, menjadi daya tarik bagi investor yang ingin mengembangkan usaha produktif di Indonesia.

“Kami mengundang para investor dan pelaku usaha internasional untuk datang langsung ke Padang Panjang dan melihat berbagai potensi yang kami miliki. Kota kami memiliki sektor pertanian yang kuat, industri pangan yang berkembang, serta destinasi wisata yang terus tumbuh dan siap dikembangkan melalui investasi berkelanjutan,” ujarnya.

Hendri menegaskan Pemko berkomitmen membuka ruang seluas-luasnya bagi dunia usaha. Komitmen itu diwujudkan melalui kemudahan investasi, peningkatan pelayanan publik, serta pengembangan sektor unggulan daerah.

Keikutsertaan dalam forum internasional, menurutnya, merupakan strategi Pemda memperluas jejaring kerja sama sekaligus memperkenalkan potensi dan produk unggulan ke pasar global. Ia menilai hubungan ekonomi melalui pendekatan business to business (B2B) maupun government to government (G2G) dapat membuka peluang investasi lebih luas bagi daerah.

“Kami percaya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan investor akan membuka peluang baru bagi pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Karena itu kami mengajak para investor global untuk menjadikan Padang Panjang sebagai salah satu destinasi investasi menjanjikan di Indonesia,” katanya.

Hendri menambahkan, Pemko terus membenahi iklim investasi. Upaya dilakukan mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, pengembangan infrastruktur pendukung, hingga penyediaan informasi investasi yang mudah diakses calon investor.

Melalui partisipasi pada International Industrial Week Indonesia 2026, Pemko berharap peluang kerja sama semakin luas dan minat investor terhadap sektor potensial daerah meningkat. Ajang yang berlangsung hingga 6 Juni 2026 itu diharapkan menjadi sarana efektif mempertemukan kebutuhan investasi daerah dengan peluang kerja sama global, sekaligus memperkuat posisi Padang Panjang sebagai daerah tujuan investasi potensial di Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....