Semangat Berkurban: Kelompok Binaan PAI Bukittinggi Berbagi
- 15 Mei 2026 11:36 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Sebagai salahsatu wujud kepedulian sosial untuk berbagi kebahagiaan saat Idul Adha sekaligus menebar manfaat sosial, terutama bagi masyarakat pada daerah terpencil, Kementerian Agama Kota Bukittinggi melalui Penyuluh Agama Islam (PAI) kembali memperlihatkan wujud nyata peran seorang penyuluh di lapangan, dimana salahsatu kelompok binaan penyuluh menyerahkan satu ekor sapi kurban untuk didistribusikan ke salahsatu daerah terpencil di Kabupaten Solok Rabu, 13 Mei 2026.
Kelompok Lansia Mengaji As-Sunnah Sarojo binaan PAI, Rusman Edi menyerahkan satu ekor sapi kurban untuk masyarakat daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal), melalui Lembaga Amil Zakat Ansharullah Peduli Negeri (Ashpen) yang diterima langsung oleh Direktur Utama Ashpen, Zulfamiadi.
Serah terima dilakukan di Kantor Ashpen, Jalan Panganak, Tabek Tuhua, Panganak, Bukittinggi.
Hal ini menunjukkan peran seorang penyuluh sebagai garda terdepan yang tidak hanya berdakwah secara lisan, tetapi juga secara nyata (dakwah bil hal) melalui penggerakan partisipasi kurban di kelompok binaannya.
Kegiatan ini juga sejalan dengan harapan Kemenag yang mendorong pendistribusian kurban diutamakan ke daerah 3T, wilayah pascabencana dan kantong kemiskinan ekstrem.
Rusman Edi menyebutkan bahwa ibadah kurban merupakan ibadah yang bernuansa peduli sosial dan kepekaan terhadap saudara atau masyarakat yang membutuhkan. Melalui aksi ini, ia berharap semoga hewan kurban bermanfaat bagi yang menikmati dan menjadi amal ibadah bagi yang telah berkurban.
"Sebagai ibadah yang bernuansa kepekaan dan kepedulian sosial, Alhamdulillah hari ini kami bersama ketua dan anggota kelompok Lansia Mengaji As-Sunnah Sarojo menyerahkan satu ekor sapi kurban melalui Ashpen yang nantinya didistribusikan ke daerah Simiso Kabupaten Solok. Semoga bermanfaat bagi masyarakat yang menerima dan menjadi amal saleh bagi kelompok yang telah berkurban serta di luaskan rezeki oleh Allah SWT," harap Rusman Edi
Rusman Edi menyampaikan terimakasih kepada ketua beserta seluruh anggota Lansia Mengaji As-Sunnah Sarojo serta terimakasih dan apresiasi kepada Ashpen yang telah bersinergi sehingga hewan kurban disalurkan tepat sasaran.
“Semoga kurban yang disalurkan jamaah ini dapat menggugah hati jamaah lain untuk ikut menyalurkan hewan kurban bagi masyarakat di daerah terpencil yang masih jarang menerima dan menikmati daging kurban,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Lansia Mengaji As-Sunnah, Hj Ermi menyampaikan bahwa keputusan menyalurkan hewan qurban melalui Ashpen dilakukan setelah pihaknya bersama penyuluh selaku pembimbing mengetahui program distribusi kurban Ashpen yang menjangkau daerah pelosok dan terpencil.
“Sebelum kami menyalurkan hewan sapi kurban, kami mengetahui bahwa Ashpen selama ini menyalurkan kurban hingga ke daerah pelosok. Sesuai dengan harapan Kementerian Agama yang diinformasikan oleh pembimbing kami, Ustadz Rusman Edi kepada seluruh jamaah,” terang Hj. Ermi.
Menurut Hj Ermi, jamaah kemudian sepakat menyalurkan satu ekor hewan qurban melalui Ashpen karena menilai distribusi daging kurban di perkotaan sudah cukup, bahkan terkadang berlebih setiap tahunnya.
Didampingi Rusman Edi, Hj Ermi juga menjelaskan bahwa Kelompok Lansia Mengaji Sarojo telah berdiri selama 11 tahun. Awalnya kelompok tersebut hanya beranggotakan lima orang, namun kini berkembang menjadi 25 orang jamaah aktif.
“Kelompok ini dibentuk bukan hanya untuk belajar mengaji, tetapi juga memperbaiki bacaan Al-Qur’an dan melaksanakan aksi sosial seperti yang kita lakukan hari ini bersama Ustadz Rusman Edi,” tambahnya.
Direktur Utama Ashpen, Zulfamiadi, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Kelompok Lansia Mengaji Sarojo yang telah menyalurkan hewan kurban melalui Lembaga Ashpen.
“Ashpen hadir sebagai lembaga yang menjembatani zakat, wakaf, santunan yatim, hingga qurban. Kami juga memiliki program rumah literasi, podcast edukasi, bedah rumah yatim, serta kolaborasi pembangunan rumah bagi korban bencana alam,” jelas Zulfamiadi.
Terkait penyaluran kurban, ia menyebutkan bahwa pada tahun sebelumnya Ashpen juga menyalurkan sapi kurban ke salah satu daerah terpencil di Sumatera Barat yang sangat jarang melaksanakan penyembelihan kurban.
“Bahkan menurut informasi masyarakat setempat, sejak Indonesia merdeka, daerah tersebut baru dua kali melaksanakan penyembelihan hewan kurban, di kampung tersebut lampu saja juga belum masuk," ungkapnya.
Zulfamiadi, berharap amanah dari jamaah Kelompok Lansia Mengaji Sarojo dapat tersalurkan dengan baik kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Semoga kurban ini dapat kami salurkan dengan sukses dan benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerimanya,”pungkas Zulfamiadi (Andreas)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....