Sekda Rida Ananda Mentori Dua Proyek Perubahan Pejabat Payakumbuh di LAN RI

  • 05 Mei 2026 09:28 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Jakarta – Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda tampil sebagai mentor dalam seminar rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II di Gedung Graha Wisesa, LAN RI. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 4 Mei 2026 ini menghadirkan gagasan transformatif dari dua kepala dinas di lingkungan Pemko Payakumbuh.

Dua pejabat tersebut adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup Delni Putra dan Kepala Dinas Pendidikan Nalfira yang mempresentasikan inovasi di hadapan penguji. Rida menekankan bahwa kedua proyek perubahan tersebut selaras dengan semangat Wali Kota Zulmaeta dalam mewujudkan pemerintahan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kita sangat berharap implementasi kedua proyek perubahan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Payakumbuh,” ujar Rida Ananda.

Peningkatan kompetensi manajerial dalam pelatihan ini diharapkan bukan menjadi tujuan akhir, melainkan sarana untuk menciptakan inovasi pelayanan publik yang prima. Kompetensi tersebut harus bermuara pada dampak nyata yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Randang.

Dalam paparannya, Kepala Dinas Pendidikan Nalfira memperkenalkan konsep Kelas Bernalar untuk mendongkrak kemampuan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar. Strategi ini dianggap sebagai investasi jangka panjang yang krusial bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Delni Putra memaparkan pendekatan inovatif pengelolaan persampahan melalui sistem ekonomi sirkular. Inovasi ini bertujuan mendorong kemandirian lingkungan di tingkat masyarakat sekaligus mengurangi beban sampah dari hulu.

Sekda Rida menyatakan dukungan penuh terhadap kedua inisiatif tersebut karena dinilai mampu membangun kesadaran kolektif warga dalam menjaga lingkungan. Melalui manajemen risiko dan inovasi, birokrasi modern diharapkan dapat lebih lincah dalam melayani publik.

PKN Tingkat II tahun 2026 ini berlangsung sejak Maret hingga Juli mendatang dengan diikuti oleh Pejabat Tinggi Pratama dari berbagai kementerian dan pemerintah daerah. Pelatihan ini mengusung tema kepemimpinan adaptif untuk mewujudkan organisasi publik yang resilien di seluruh Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....