Kecamatan Payakumbuh Selatan Luncurkan Inovasi Seribu Asa Bebas Stunting
- 05 Mei 2026 09:23 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Payakumbuh – Kecamatan Payakumbuh Selatan meluncurkan inovasi “Seribu Asa Bebas Stunting” bersamaan dengan pencanangan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM. Kegiatan ini dilaksanakan di kantor Camat Payakumbuh Selatan pada Senin, 4 Mei 2026 sebagai langkah nyata menjawab isu strategis nasional.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta, melalui Asisten I Nofriwandi, menegaskan bahwa stunting merupakan persoalan serius yang memengaruhi kualitas sumber daya manusia di masa depan. Persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan tinggi badan, tetapi juga menyangkut kualitas gizi, kesehatan, hingga pola asuh anak.
“Inovasi ini bukan hanya sekadar program, melainkan gerakan kolektif seluruh elemen masyarakat untuk melahirkan generasi yang sehat dan cerdas,” ujar Nofriwandi.
Pemerintah mendorong penanganan stunting dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi melalui edukasi mengenai 1.000 hari pertama kehidupan. Peran ibu beserta kader posyandu sangat penting dalam memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal sejak dini.
Camat Payakumbuh Selatan Dewi Mulia menjelaskan bahwa inovasi tersebut merupakan pengembangan dari program Dapur Sehat Atasi Stunting (DAHSYAT). Program ini kini disinergikan dengan kebijakan Makanan Bergizi Gratis (MBG) agar intervensi yang diberikan lebih tepat sasaran.
“Ke depan fokus kami adalah pemberian susu dan makanan tinggi protein yang dapat memicu pertumbuhan anak secara optimal,” kata Dewi Mulia.
Selain intervensi gizi, program ini dilengkapi dengan kegiatan pemijatan bayi oleh terapis dari Puskesmas Padang Karambia. Pendekatan tersebut bertujuan untuk memberikan stimulasi fisik yang mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak sejak bayi.
Bersamaan dengan peluncuran inovasi kesehatan tersebut, seluruh ASN Kecamatan Payakumbuh Selatan turut menandatangani pakta integritas. Komitmen ini bertujuan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik.
Dewi menekankan bahwa kerja sama lintas sektor sangat diperlukan agar Payakumbuh Selatan menjadi contoh kecamatan yang sukses menekan angka stunting. Bergerak bersama dalam menangani stunting dinilai sebagai sebuah keharusan demi menyiapkan masa depan generasi yang lebih kuat.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran OPD, unsur Forkopimca, BNN, hingga lembaga kemasyarakatan di lingkungan Kecamatan Payakumbuh Selatan. Sinergi yang luas diharapkan mampu mempercepat pencapaian target penurunan stunting di wilayah Kota Randang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....