Peringati Hari Otda, Pemko Payakumbuh Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah
- 28 Apr 2026 08:09 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan dan layanan publik. Hal ini disampaikan dalam upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-XXX di halaman Balai Kota Payakumbuh pada Senin, 27 April 2026.
Sekretaris Daerah Rida Ananda bertindak sebagai inspektur upacara mewakili Wali Kota Zulmaeta untuk membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Peringatan tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkokoh komitmen daerah dalam memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Peringatan Hari Otonomi Daerah merupakan kesempatan bagi kita semua untuk memperkokoh komitmen dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Rida Ananda.
Otonomi daerah dinilai sebagai instrumen strategis dalam mendorong pemerataan pembangunan serta memperkuat kualitas pelayanan publik di tingkat lokal. Dengan tema "Wujudkan Asta Cita", daerah dituntut memiliki kemandirian dan tanggung jawab dalam mengelola potensi wilayah secara optimal.
Rida menekankan bahwa keberhasilan agenda nasional sangat bergantung pada koordinasi yang kuat antara pusat dan daerah. Tantangan utama yang masih dihadapi saat ini adalah belum optimalnya integrasi antara perencanaan nasional dengan penganggaran di daerah.
"Salah satu tantangan utama kita adalah belum optimalnya integrasi antara perencanaan dan penganggaran nasional dengan daerah," ucapnya tegas.
Kurangnya sinkronisasi tersebut kerap memicu tumpang tindih program dan duplikasi anggaran yang menurunkan efektivitas pembangunan. Oleh karena itu, reformasi birokrasi yang berorientasi pada hasil harus terus didorong agar tata kelola pemerintahan menjadi lebih lincah dan responsif.
Penguatan kemandirian fiskal juga menjadi poin krusial agar pemerintah daerah lebih fleksibel dalam menentukan prioritas pembangunan. Ketergantungan yang tinggi terhadap dana transfer pusat masih menjadi tantangan besar yang harus segera diatasi secara bertahap.
“Ketergantungan terhadap dana transfer pusat masih menjadi tantangan yang harus diatasi melalui inovasi daerah,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemko Payakumbuh juga mendorong kolaborasi antardaerah untuk menangani persoalan lintas wilayah seperti pengelolaan sampah dan lingkungan. Fokus utama tetap pada pemenuhan layanan dasar masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga akses air bersih.
Upacara ini ditutup dengan penyerahan penghargaan bagi pemuncak lomba kelurahan berprestasi tingkat Kota Payakumbuh tahun 2026. Kelurahan Sawahpadang Aua Kuniang berhasil meraih juara satu, diikuti Kelurahan Bulakan Balai Kandi dan Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo.
“Semoga semangat otonomi daerah terus menjadi pendorong bagi kita semua untuk mewujudkan kemajuan bangsa Indonesia,” pungkas Rida.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....