Peringati HKBN, 125 Personel Ikuti Gladi Kesiapsiagaan Bencana Payakumbuh
- 28 Apr 2026 08:07 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Payakumbuh – Sebanyak 125 personel dari berbagai instansi dan relawan mengikuti Apel serta Gladi Kesiapsiagaan Bencana di kawasan Batang Agam. Kegiatan dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) ini dilaksanakan pada Ahad, 26 April 2026.
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menegaskan bahwa kesiapsiagaan merupakan upaya antisipasi yang harus dibangun sejak dini guna memberikan respons efektif. Detik-detik awal saat bencana datang seringkali menjadi penentu utama dalam upaya penyelamatan nyawa manusia.
“Kesiapsiagaan bukan sekadar slogan, ini adalah upaya antisipasi dan respons efektif yang harus dibangun sejak dini,” ujar Elzadaswarman.
Indonesia saat ini menempati posisi kedua sebagai negara dengan risiko bencana tertinggi di dunia berdasarkan The World Risk Report 2023. Kota Payakumbuh sendiri termasuk daerah yang rawan terhadap bencana hidrometeorologi seperti cuaca ekstrem, banjir, dan angin puting beliung.
Gladi ini dirancang khusus untuk menguji ketangkasan personel, kelaikan peralatan, serta kelancaran koordinasi lintas instansi di lapangan. Elzadaswarman meminta seluruh peserta menganggap latihan ini sebagai situasi nyata demi mengasah insting penyelamatan.
“Ketajaman insting dan kecepatan koordinasi Saudara akan menjadi tumpuan keselamatan warga Payakumbuh,” tegasnya.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk turut aktif dan tidak menyerahkan urusan kesiapsiagaan sepenuhnya kepada petugas. Setiap keluarga di Payakumbuh diharapkan minimal memiliki rencana evakuasi mandiri untuk menghadapi situasi darurat.
Setelah apel, peserta mengikuti gladi penanganan darurat yang melibatkan puluhan kendaraan operasional dari berbagai dinas terkait. Kendaraan yang dikerahkan meliputi ambulans Dinas Kesehatan, motor trail Damkar, hingga armada patroli Dinas Perhubungan.
Kegiatan ini melibatkan 19 unsur organisasi, mulai dari BPBD, BASARNAS, PMI, hingga Kampung Siaga Bencana (KSB) dari lima kecamatan. BPBD Kota Payakumbuh menurunkan personel terbanyak dengan total 33 orang dalam simulasi tersebut.
Partisipasi aktif juga ditunjukkan oleh TAGANA, Satpol PP, Damkar, Pramuka, serta organisasi komunikasi seperti ORARI dan RAPI. Seluruh peserta mengenakan pakaian dinas lapangan masing-masing sebagai identitas kesatuan saat bertugas.
Penetapan 26 April sebagai HKBN oleh pemerintah pusat bertujuan memperingati lahirnya UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Momentum ini menjadi landasan hukum utama dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana secara nasional.
Diharapkan melalui gladi rutin ini, koordinasi antar instansi di Kota Payakumbuh semakin solid dan tanggap dalam menghadapi ancaman bencana. Pemerintah berkomitmen terus meningkatkan kualitas peralatan dan kapasitas personel demi perlindungan warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....