Hadiri Halalbihalal, Wakapolres Pessel; Perkuat Kamtibmas Berbasis ABS-SBK
- 18 Apr 2026 18:05 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Pesisir Selatan — Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan halal bihalal yang digelar di Mushala Al-Mukhlisin, Ujung Padang Kambang Barat, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Sabtu malam (18/4/2026) pukul 20.00 WIB.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi masyarakat pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Pesisir Selatan, Kompol Syafrizen, SH, Datuk Rang Batuah, hadir mewakili Kapolres Pessel sebagai penceramah utama dengan mengangkat tema “Kamtibmas Nagari Tanggung Jawab Bersama.”
Acara turut dihadiri berbagai unsur penting masyarakat, di antaranya niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Asisten III Pemerintah Daerah Pesisir Selatan, Inspektorat Pemda, serta bundo kanduang. Kehadiran lintas elemen ini mencerminkan kuatnya sinergi dalam membangun nagari yang aman dan harmonis.
Dalam tausiyahnya, Kompol Syafrizen menekankan bahwa momentum Syawal bukan hanya tentang saling memaafkan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa, tetapi juga sebagai titik awal memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Di Minangkabau, kita memiliki falsafah hidup Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Ini bukan sekadar slogan, melainkan pedoman hidup yang harus kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peran Tungku Tigo Sajarangan dan Tali Tigo Sapilin—yakni sinergi antara niniak mamak, alim ulama, dan cadiak pandai—dalam menjaga nilai-nilai adat dan agama di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan nagari yang bersih dari berbagai penyakit sosial. Dalam pesannya, ia menegaskan target bersama yang harus diwujudkan, yaitu:
- Zero balap liar
- Zero tawuran
- Zero minuman keras dan narkoba
- Menolak pergaulan bebas dan perilaku menyimpang
“Ini bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab kita bersama. Jika seluruh unsur nagari bergerak, insyaAllah kita mampu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bermartabat,” tegasnya.
Kegiatan halal bihalal ini juga menjadi ajang memperkuat ukhuwah Islamiyah serta kebersamaan antarwarga. Dengan suasana penuh keakraban, para peserta saling bersalaman, bermaafan, dan berbagi kebahagiaan di bulan Syawal.
Tokoh masyarakat setempat menyambut baik pesan yang disampaikan dan berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan sebagai sarana memperkuat nilai adat, agama, serta kesadaran kolektif dalam menjaga ketertiban sosial.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai luhur Minangkabau terus terjaga, sehingga Nagari di Kecamatan Lengayang khususnya, dan Pesisir Selatan pada umumnya, dapat menjadi contoh daerah yang aman, religius, dan berbudaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....