Turun ke Lapangan, Bupati Pasaman Tinjau Banjir Simpang Alahan Mati

  • 17 Apr 2026 03:33 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Pasaman - Bupati Pasaman, Welly Suhery, bersama Wakil Bupati Parulian dan jajaran terkait turun langsung meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir di Kecamatan Simpang Alahan Mati dan sekitarnya, Rabu 15 April 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan penanganan pascabencana serta layanan masyarakat tetap berjalan.

Lokasi pertama yang ditinjau adalah Puskesmas Simpati yang sempat terendam banjir. Kondisi puskesmas dipenuhi lumpur, sehingga dilakukan pembersihan intensif agar pelayanan kesehatan segera normal kembali.

Bupati Welly meminta Dinas Kesehatan bergerak cepat menuntaskan pembersihan dengan dukungan armada pemadam kebakaran yang menyemprotkan air ke seluruh ruangan.

Pelayanan kesehatan tidak boleh berhenti. Saya minta pembersihan puskesmas ini diselesaikan secepatnya agar masyarakat tetap bisa mendapatkan layanan,” tegas Bupati Welly Suhery di lokasi.

Selain itu, Bupati juga menginstruksikan Kepala BPBD Pasaman untuk segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap fasilitas terdampak guna mempercepat langkah penanganan. Ia juga menekankan pentingnya kelanjutan pencarian satu korban yang masih hilang sesuai prosedur yang berlaku.

Pencarian korban yang masih hilang harus terus dilakukan secara maksimal sesuai SOP. Kita tidak boleh berhenti sampai korban ditemukan,” ujarnya.

Kunjungan diakhiri di lokasi jalan putus di Jorong Parik Gadang, Nagari Koto Kaciak Barat, Kecamatan Bonjol. Akses jalan tersebut terputus akibat luapan sungai yang dipicu cuaca ekstrem, sehingga sekitar 100 kepala keluarga terisolasi.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Welly langsung menginstruksikan kepala Dinas PUPR Choiruddin Batubara untuk membangun jalan darurat sebagai solusi sementara.

Kita harus segera membuka akses bagi masyarakat. Saya minta jalan darurat segera dibangun agar aktivitas warga tidak lumpuh,” kata Welly.

Ia juga meminta dinas terkait menyusun langkah penanganan jangka panjang untuk perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana.

Kita harus segera membuka akses bagi masyarakat. Saya minta jalan darurat segera dibangun agar aktivitas warga tidak lumpuh,” sambung Welly.

Ia juga meminta dinas terkait menyusun langkah penanganan jangka panjang untuk perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....