Pelajar Payakumbuh & ISI PadangPanjang Akan Suguhkan Penampilan Apik iForte JKT
- 15 Apr 2026 01:01 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Padang - Haru, bangga, dan semangat membuncah di Bagindo Aziz Chan Youth Center, 14 April 2026. Ribuan pasang mata tak berkedip menyaksikan 16 grup tari terbaik se-Sumatra bertarung di babak Kurasi Offline iForte National Dance Competition “Inspirasi Diri”. Kota Padang menjadi kota terakhir dari 13 kota penyelenggaraan. Tapi ada dua kabar besar yang mengejutkan semua peserta dan penonton.
Edisi Terakhir: Pesan Juri yang Menggugah
Dewan juri secara resmi menyatakan bahwa kompetisi ini merupakan edisi terakhir dari tour regional dance competion. Dalam suasana haru, mereka berpesan:
“Jangan berhenti mencoba dan berproses. Teruslah berproses untuk masa depan seni tari yang lebih baik. Jangan pernah bosan melestarikan kebudayaan lokal Minangkabau sebagai jati diri orang Minang.”
Salah satu juri, Mahatma Muhammad (Theatre Director & Founder Komunitas Seni Nan Tumpah), menambahkan:
“Saya sangat mengapresiasi generasi muda yang mencintai seni tari lokal, membangun kolaborasi kostum dan tari yang bisa bercerita. Teruslah menggali praktik budaya lokal.”
Gandi Suherman (Founder Blitz Crew Padang) dan Dian Bokir (Choreographer & Founder Dimar Dance Theatre) pun mengamini. Mereka terpukau oleh antusiasme luar biasa para penari muda yang menghidupkan cerita Minangkabau lewat gerak dan busana Nusantara.
Bukan Cuma Lomba Tari: iForte Resmi Buka Pasar Internasional di Padang
Di tengah gelaran kompetisi, Saputra Kurniawan (Head of Area Sumatra Bagian Tengah iForte) dan Moh. Arif Yoansyah (Head Event & Activation iForte) mengumumkan kabar besar lainnya.
| Baca juga: Harkitnas 2026 Pemko Payakumbuh Lantik ASN |
“Selain National Dance Competition sekaligus sama momentum kita, official open market di Padang. Jadi per bulan ini, kita sudah bisa market di seluruh kota Padang untuk produk internasional,” ujar Saputra.
Artinya, Kota Padang kini resmi menjadi salah satu kota yang terintegrasi dengan jaringan pemasaran global iForte. Sebuah langkah besar yang bertepatan dengan puncak kompetisi tari nasional.
iForte: Bukan Sekadar Tari, Tapi Juga Penguasa Infrastruktur Digital
Di balik gemerlap panggung tari, iForte sebenarnya adalah raksasa di bidang telekomunikasi dan infrastruktur digital. iForte adalah penyedia infrastruktur telekomunikasi dan layanan internet terintegrasi terbesar di Indonesia. Produk utamanya mencakup layanan data komunikasi (VSAT, fiber-optic, broadband wireless), konektivitas internet (internet dedicated), infrastruktur tower, serta solusi pusat data (colocation & cross connect) untuk korporat.
Yang paling relevan dengan ekspansi ke Padang adalah jaringan Fiber Optik Metro E—infrastruktur kabel fiber optik untuk akses jaringan stabil dan berkecepatan tinggi. Selain itu, iForte juga mengandalkan iForte Skyfiber, teknologi wireless hemat biaya untuk konektivitas bisnis, serta layanan VSAT yang menjangkau seluruh Indonesia lewat satelit.
Tak lupa, infrastruktur tower yang didukung oleh Protelindo (induk grup yang sama) menjadi tulang punggung operator telekomunikasi nasional. Dan untuk kebutuhan pusat data, iForte menyediakan SDC (Smart Data Center) dengan layanan colocation, cross connecting, dan internet exchange (IIX).
Dengan membuka pasar internasional di Padang, iForte tak hanya membawa produk-produk canggih ini ke ranah global, tapi juga membuktikan bahwa ekspansi bisnis bisa berjalan beriringan dengan pelestarian budaya lewat kompetisi tari.
Perjalanan Panjang dari Oktober 2025: Dari Video Hingga Pentas Offline
Moh. Arif Yoansyah menjelaskan bagaimana kompetisi ini berlangsung dari awal:
“Dari Oktober 2025 kita sudah mulai melakukan informasi. Awalnya semua melalui pesan-pesan online. Peserta upload video tarian mereka. Kami pilih yang terbaik, lalu dibawa ke tahap offline.”
Tema yang ditentukan panitia adalah sentuhan Nusantara. Peserta wajib membawakan lagu tema “Inspirasi Diri” (kolaborasi iForte dengan Eross Candra & Yura Yunita) plus satu lagu bebas berbahasa daerah.
Dari total 710 pendaftar yang berasal dari 227 kota dan kabupaten se-Indonesia, panitia menyortir hingga mendapat 10 grup terbaik per daerah berdasarkan video. Mereka lalu diundang ke babak offline di 13 kota. Padang adalah kota terakhir.
“Memilih 10 per daerah saja sudah susah karena bagus-bagus semua. Apalagi memilih satu juara,” tambah Arif.
Hasil Final: ACASIA dari Payakumbuh dan KATIS DANCE dari ISI Padang Panjang
Setelah penampilan sengit, dewan juri memutuskan:
Kategori SMA/SMK
· Juara 1: SMA Negeri 3 Payakumbuh – ACASIA
· Juara 2: SMK Negeri 7 Padang – Talang Sarueh
· Juara 3: SMA Kartika 1-5 Padang – SMAKART Dance Academy
Kategori Perguruan Tinggi
· Juara 1: Institut Seni Indonesia Padang Panjang – KATIS DANCE COMPANY R.A
· Juara 2: KAMSI Art (ISI Padang Panjang)
· Juara 3: Rentak Manikam Creation House (Universitas Negeri Padang)
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme di Padang. Sebenarnya kami tidak mengira kondisinya sampai seheboh ini. Padang punya potensi besar,” puji Saputra.
Grand Final Jakarta: Tak Hanya Lomba, Tapi Juga Pentas Broadway & Tampil di Jepang
Para juara 1 dari Padang akan terbang ke Jakarta untuk Grand Final 25 April 2026 di Mall Grand Indonesia. Tapi perjuangan mereka tak berhenti di situ.
“Endingnya nanti akan dipentaskan dalam Broadway Sabang Merauke, hajatan tahunan iForte. Itu Broadway terbesar se-Indonesia. Tahun 2025 diikuti 375 penari, tahun 2026 sekitar 600 penari akan menari bareng dalam satu panggung,” jelas Arif.
Lebih spektakuler lagi, para pemenang akan ditampilkan di Jepang, berkolaborasi dengan penari-penari profesional. iForte ingin memberi apresiasi pada talenta daerah agar bisa tampil di kancah internasional.
“Bagi mereka, suatu kebanggaan bisa berkolaborasi dengan para senior penari Indonesia,” tambah Saputra.
Harapan ke Depan: Annual Event Tahunan
Meski edisi ini dinyatakan sebagai yang terakhir oleh dewan juri, iForte berharap kompetisi serupa bisa menjadi annual event. Mereka juga berencana memindahkan lokasi ke mall jika antusiasme masyarakat terus membesar.
“Awalnya kita selalu pakai auditorium. Tapi karena antusiasme di sini besar banget, mudah-mudahan tahun berikutnya kita bisa menggunakan mall, agar mereka terekspos secara umum,” tutup Arif.
Satu hal pasti: Padang telah mencatatkan sejarah. Bukan hanya sebagai tuan rumah kurasi offline terakhir, tapi juga sebagai kota yang resmi membuka pasar internasional untuk produk-produk canggih iForte—dari fiber optik hingga tower telekomunikasi—sekaligus melahirkan duta tari yang siap mengguncang Jakarta hingga Jepang.
Saksikan Grand Final 25 April 2026 di Mall Grand Indonesia. Jangan lewatkan! (rel)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....