Pemko Payakumbuh Perkuat Pengendalian Program Melalui Monitoring Evaluasi

  • 13 Apr 2026 21:29 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh memperkuat pengendalian pelaksanaan program melalui Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) lintas perangkat daerah. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Zulmaeta yang berlangsung di Balai Kota Payakumbuh pada Rabu, 08 April 2026.

Rapat ini digelar secara maraton hingga Jumat, 10 April 2026 di bawah koordinasi tiga Asisten Sekretariat Daerah. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hadir untuk memaparkan capaian realisasi fisik dan keuangan hingga akhir Maret tahun ini.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Nofriwandi menekankan pentingnya peningkatan koordinasi serta konsistensi dalam pelaksanaan setiap program daerah. Ia meminta seluruh pimpinan OPD segera menindaklanjuti hasil evaluasi guna mempercepat realisasi kegiatan yang sudah direncanakan.

“Seluruh OPD harus segera menindaklanjuti hasil evaluasi serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan,” ujar Nofriwandi.

Fokus pembahasan juga mencakup penginputan Rencana Umum Pengadaan melalui sistem SiRUP yang harus dilakukan sesuai dengan struktur anggaran. Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Realisasi belanja Produk Dalam Negeri (PDN) serta keterlibatan Usaha Mikro Kecil (UMK) turut menjadi poin krusial dalam diskusi tersebut. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan penggunaan produk lokal untuk memperkuat ekonomi masyarakat.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Yasrizal mengingatkan peran aktif instansi dalam memfasilitasi program strategis nasional di tingkat daerah. Program tersebut meliputi pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga penanganan masalah kelangkaan pupuk dan BBM.

“Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan harga serta memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga,” kata Yasrizal.

Sementara itu, Asisten III Bidang Administrasi Umum Ifon Satria menyampaikan bahwa monev menjadi alat kontrol yang sangat efektif. Ia menegaskan setiap kendala yang muncul di lapangan harus segera diidentifikasi dan diselesaikan secara lebih terukur.

“Setiap kendala yang muncul harus segera diidentifikasi dan diselesaikan secara terukur demi mencapai target pembangunan,” tegas Ifon Satria.

Forum ini juga mengulas rencana penyediaan moda transportasi publik ramah lingkungan serta pembangunan infrastruktur yang humanis di pusat kota. Sektor kesehatan melalui peningkatan layanan Rumah Sakit Adnan WD tetap menjadi prioritas strategis pemerintah daerah tahun ini.

Masing-masing OPD secara aktif memaparkan progres kegiatan sekaligus menyampaikan berbagai kendala administrasi yang selama ini dihadapi. Rapat berlangsung dinamis dengan tujuan mencari solusi bersama atas permasalahan strategis yang muncul di setiap sektor.

Pemerintah Kota Payakumbuh berharap kinerja perangkat daerah semakin optimal setelah terselenggaranya rapat monitoring evaluasi secara terpadu ini. Target pembangunan daerah tahun 2026 diharapkan dapat tercapai lebih cepat dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....