Momen Menarik HJK ke-185 Kabupaten Lima Puluh Kota, Mantan Bupati Safaruddin Hadir
- 13 Apr 2026 17:56 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Lima Puluh Kota - Sejarah baru saja digoreskan di tanah Luhak Nan Bungsu. Senin, 13 April 2026, bukan sekadar tanggal merah di kalender bagi masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota. Hari itu adalah titik balik 185 tahun perjalanan sebuah daerah yang kini tengah bersiap melompat lebih tinggi dengan semangat: “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat Untuk Limapuluh Kota Maju.”
Puncak peringatan di Ruang Sidang Utama DPRD Limapuluh Kota berubah menjadi panggung yang penuh emosi dan kental akan nilai keteladanan. Di tengah kemegahan prosesi Rapat Paripurna Istimewa, hadir sosok Syafaruddin Dt. Bandaro Rajo, Bupati Limapuluh Kota periode sebelumnya, yang kehadirannya memberi makna mendalam tentang arti pengabdian.
Momen paling menyentuh terjadi saat Ketua DPRD Limapuluh Kota, Doni Ikhlas, membuka sidang dengan ketukan palu yang mantap. Di kursi kehormatan, sang ayah, Syafaruddin, menatap dengan binar bangga. Inilah potret langka sekaligus elegan, seorang anak yang kini menjadi nakhoda di lembaga legislatif, menyambut sang ayah yang pernah memimpin biduk eksekutif.
"Alhamdulillah, melihat Limapuluh Kota di usia 185 tahun tetap tegak di atas fondasi adat dan syarak adalah kebahagiaan luar biasa. Ini bukan sekadar perayaan, tapi cermin besar bagi kita semua: sudah sejauh mana kita berbuat untuk tanah kelahiran?" ungkap Safaruddin dengan suara yang menggetarkan ruangan.
Meski tak lagi duduk di kursi pemerintahan, taji dan pemikiran Safaruddin tidak memudar. Sebagai tokoh adat bergelar Datuak Bandaro Rajo, beliau menitipkan wejangan "keramat" bagi kemajuan daerah:
Di tengah gempuran teknologi, identitas anak nagari tidak boleh luntur. Pembangunan harus tetap bernapas pada filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
Eksekutif dan legislatif wajib seirama. "Siapapun bupatinya, siapapun ketua dewan-nya, kalau kita bersatu, Limapuluh Kota akan maju!" tegasnya.
Bagi insan pers, kehadiran Safaruddin adalah oase. Eriwal, wartawan senior yang setia mengawal berita daerah, menangkap sinyal kehangatan yang tetap sama dari sang tokoh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....