Mudik Aman, Keluarga Bahagia, Liburan Menyenangkan

  • 17 Mar 2026 14:55 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi: Operasi Ketupat Tahun 2026 di wilayah hukum Polresta Bukittinggi telah berjalan sejak 13 Maret 2026, dengan Polresta Bukittinggi mendirikan Posko Pelayanan, Posko Pengaman, dan Posko Terpadu untuk kelancaran keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya, memfasilitasi masyarakat yang berkunjung ke Kota Bukittinggi, mudik ke kampung halaman, dan balik pada momentum Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Itu semua kita fasilitasi demi kelancaran aktivitas, keamanan, dan kenyamanan bagi masyarakat," ucap Kasat Lantas Polresta Bukittinggi, AKP Muhammad Irsyad Fathur Rachman melalui KBO Ipda Azriyandi kepada sejumlah wartawan, Senin, 16 Maret 2026.

Pihaknya masih memantau arus lalu lintas, dan hingga H-5 kondisi masih aman dan terkendali, arus lalu lintas sudah mulai tampak peningkatan kapasitas kendaraan di jalan raya, dengan anggota yang sudah turun ke lapangan seluruhnya, sesuai titik yang sudah di-ploting.

"Anggota kita sudah turun ke lapangan seluruhnya, sesuai titik yang sudah kita plotting," terangnya.

Satlantas Polresta Bukittinggi juga menelusuri titik jalan yang dijadikan alternatif jika terjadi kepadatan arus, dengan jalur alternatif yang akan digunakan, baik dari arah Padang-Bukittinggi, dari arah Medan-Bukittinggi, arah Riau-Bukittinggi, maupun sebaliknya. "Jika terjadi kepadatan, maka jalur alternatif akan digunakan, baik dari arah Padang-Bukittinggi, dari arah Medan-Bukittinggi, arah Riau-Bukittinggi, maupun sebaliknya," katanya.

Penerapan one way pada Idul Fitri 1447 H tahun ini tidak sama dengan one way sebelumnya, dengan Satlantas Polresta Bukittinggi membuat pola pengamanan menyikapi imbas penerapan one way.

"Kami meminta seluruh masyarakat, pengendara, pemudik, pengunjung untuk selalu mentaati peraturan lalu lintas," katanya.

Satlantas Polresta Bukittinggi mencermati kebutuhan di lapangan jika terjadi kepadatan kendaraan, dengan kemungkinan pemasangan pembatas jalan jika menjadi kebutuhan.

"Jika menjadi kebutuhan, maka kita pasang pembatas jalan," katanya.

Jalur Malalak tidak dibuka untuk pengendara ketika momentum Idul Fitri 2026, karena masih dalam pengerjaan dan sangat berbahaya untuk dilewati.

"Sampai sekarang jalur Malalak masih dalam pengerjaan, itu sangat berbahaya untuk dilewati," terangnya.

Satlantas Polresta Bukittinggi estimasikan peningkatan arus kendaraan di sejumlah titik pada H-2 lebaran dan H+3 lebaran, dengan kesiapan mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas. Mereka siap menghadapi tantangan dan memastikan keamanan masyarakat.

Dengan demikian, Polresta Bukittinggi terus memantau situasi dan mengantisipasi kemungkinan yang terjadi, demi keamanan dan kenyamanan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....