Polres Pasaman Barat Petakan Sejumlah Titik Rawan Jalur Talamau-Simpang Empat
- 16 Mar 2026 01:19 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Pasaman - Polres Pasaman Barat, mengeluarkan imbauan penting bagi para pemudik yang akan melintasi jalur Talu Talamau-Simpang Empat. Imbauan ini disampaikan mengingat kondisi jalan Talamau yang masih sangat rawan akibat banyaknya titik jalan yang terban pasca bencana alam pada November 2025 lalu.
Hal ini diungkapkan Kasatlantas Polres Pasaman Barat AKP Nanin Aprilia Fitriani kepada wartawan, bahwa jalur provinsi tersebut memiliki tingkat kerawanan tinggi di beberapa titik krusial. Titik-titik rawan tersebut meliputi Polong Anam, Pasanggiangan, dan Rimbo Kejahatan, yang semuanya menunjukkan kerusakan signifikan.
Menurut Kasatlantas Polres Pasaman Barat, Kerusakan jalan ini merupakan dampak langsung dari bencana alam yang terjadi akhir tahun lalu, menyebabkan badan jalan banyak yang ambles. Selain itu, tebing di sekitar jalan juga sangat rentan mengalami longsor, terutama jika dipicu oleh hujan lebat, sehingga memerlukan kewaspadaan ekstra dari pengguna jalan.
Jalur Talu Talamau-Simpang Empat di Pasaman Barat menghadapi tantangan serius akibat kerusakan infrastruktur pasca-bencana alam. Banyak bagian jalan provinsi ini mengalami terban, menjadikannya berbahaya bagi pengendara, terutama saat musim mudik hingga arus balik lebaran.
AKP Nanin Aprilia Fitriani juga menerangkan titik-titik seperti Polong Anam, Pasanggiangan, dan Rimbo Kejahatan sebagai area dengan kerawanan tinggi. Dimana Kondisi ini diperparah dengan tebing-tebing di sekitar jalan yang berisiko longsor, terutama saat terjadi hujan deras.
“Pemudik diimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati saat melintasi area tersebut demi keselamatan perjalanan mereka,” sambung Kasatlantas Polres Pasaman Barat.
Polres Pasaman Barat juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten hingga pemerintah provinsi, telah mengambil langkah-langkah mitigasi untuk mengurangi risiko kecelakaan. Pemasangan plang rambu-rambu peringatan telah dilakukan di dekat lokasi jalan yang terban.
Salah satunya adalah Plang-plang ini berfungsi sebagai penanda bagi pemudik agar mereka mengetahui adanya kerusakan jalan di depan. Kasatlantas Polres Pasaman Barat menyatakan bahwa pemasangan plang ini akan terus dipantau dan diperbarui secara berkala.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa informasi mengenai kondisi jalan Talamau yang rusak dapat diakses oleh semua pengendara. Dengan demikian, pemudik dapat mempersiapkan diri dan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan saat melintasi area rawan.
"Sejumlah plang peringatan telah kita pasang beberapa waktu lalu. Lebaran akan kita cek kembali mana yang butuh plang untuk peringatan pengendara," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....