Jaga Stabilitas Harga saat Ramadan, Pemko Payakumbuh Gelar Gerakan Pangan Murah
- 06 Mar 2026 08:15 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh menggencarkan upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini diwujudkan melalui Gerakan Pangan Murah yang dipusatkan di Pasar Padang Kaduduak, Kecamatan Payakumbuh Utara, pada Kamis, 5 Maret 2026.
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, melalui Asisten II Yasrizal, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah gejolak harga pangan yang sering terjadi pada momen hari besar keagamaan. Program ini juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah guna memastikan kebutuhan pokok tetap terpenuhi dengan harga terjangkau.
"Kita terus berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan agar tetap terjangkau masyarakat, terutama saat terjadi gejolak harga seperti menjelang Ramadan dan Idul Fitri," kata Yasrizal menyampaikan pesan Wali Kota Zulmaeta.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh menyediakan berbagai komoditas strategis dengan harga di bawah rata-rata pasar. Berbagai bahan pokok seperti beras lokal Anak Daro, beras SPHP, telur ayam, gula pasir, bawang merah, dan minyak goreng disiapkan untuk memenuhi kebutuhan warga.
"Kami ingin masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pokoknya dengan aman dan harga yang wajar," ujar Yasrizal.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Edfidel Arda, menjelaskan bahwa masyarakat cukup menunjukkan fotokopi KTP agar penyaluran bahan pangan ini tepat sasaran bagi warga Payakumbuh. Pada kegiatan tersebut, beras Anak Daro dijual seharga Rp150.000 per 10 kilogram, lebih murah dibandingkan harga pasar yang mencapai Rp170.000.
Selain beras, komoditas lain juga disubsidi secara signifikan. Telur ayam dipasarkan dengan harga Rp47.000 per tray dari harga pasar Rp53.000, sedangkan gula pasir dijual seharga Rp14.000 per kilogram dari harga normal Rp18.000. Minyak goreng juga tersedia dengan harga Rp29.000 per pouch dari harga pasar Rp31.400.
"Harapan kita, dengan dukungan ini dapat memperkuat pelaksanaan Gerakan Pangan Murah secara rutin ke depan," tutur Edfidel seraya menambahkan bahwa kegiatan ini didukung dana CSR dari Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sumatera Barat.
Kegiatan ini mendapatkan sambutan positif dari masyarakat setempat. Salah seorang warga Kelurahan Tigo Koto Diate, Fahmi Yurnita, mengaku sangat terbantu dengan adanya subsidi harga tersebut karena sangat meringankan beban pengeluaran rumah tangga menjelang bulan suci.
"Kami sangat berterima kasih kepada Pemko Payakumbuh atas Gerakan Pangan Murah ini. Kegiatan seperti ini sangat membantu kebutuhan rumah tangga kami, apalagi menjelang Ramadan," pungkas Fahmi Yurnita.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....