Pemprov Sumbar Dukung Realisasi Iven 100 Tahun Jam Gadang Kota Bukittinggi
- 25 Feb 2026 08:28 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat menyambut baik Wacana menjadikan Kota Bukittinggi sebagai Daerah Istimewa, setara dengan DKI Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mulai mendapat dukungan dari Gubernur Sumatera Barat (Sumbar).
Dukungan tersebut disampaikan langsung Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah didasarkan pada jejak sejarah Bukittinggi sebagai Ibu Kota Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyampaikan bahwa wacana tersebut perlu dikaji secara mendalam dan harus bertumpu pada aspirasi masyarakat, termasuk Niniak Mamak, tokoh adat, tokoh masyarakat, cadiak pandai, serta pemangku kepentingan lainnya, baik di daerah maupun di tingkat pusat.
"Perlu adanya dukungan penuh dari berbagai pihak. Dengan latar belakang sejarahnya, Bukittinggi memiliki nilai historis yang setara dengan daerah-daerah yang telah memiliki status keistimewaan di tingkat nasional," kata Mahyeldi saat dihubungi, Rabu 25 Februari 2026.
Dalam rangka memuluskan rencana tersebut, Gubernur Sumbar juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bukittinggi perlu menggelar seminar atau forum akademik dengan menghadirkan narasumber yang kompeten.
“Sehingga memperkuat argumentasi bahwa Bukittinggi layak memperoleh status daerah khusus atau istimewa,” pungkas Gubernur Mahyeldi.
Diketahui, Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi terus mematangkan persiapan peringatan 100 tahun Jam Gadang yang jatuh pada 2026 ini.
Dukungan pun mengalir dari pemerintah pusat. Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menyatakan kesiapan untuk mendukung rangkaian kegiatan satu abad ikon Kota Bukittinggi tersebut.
Komitmen itu mengemuka saat Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, didampingi sejumlah Kepala SKPD dan konseptor event 100 Tahun Jam Gadang, Arif Malin Mudo, melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Enik Ermawati, di Jakarta, Selasa 24 Februari 2026.
Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya dengan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
Sejumlah agenda yang dirancang Pemko Bukittinggi dinilai sejalan dengan program penguatan sektor pariwisata nasional.
Dalam pertemuan tersebut, Ramlan Nurmatias menegaskan bahwa meski Bukittinggi merupakan kota kecil di Sumatra Barat, kota ini memiliki nilai historis besar bagi bangsa Indonesia.
Pada 1948, Bukittinggi menjadi tempat berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI), tonggak penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan.
“Jam Gadang adalah ikon kota sekaligus saksi sejarah peninggalan masa kolonial Belanda. Tahun 2026 ini genap berusia 100 tahun. Momentum ini akan kami kemas dalam event berskala nasional dan internasional,” ujar Ramlan.
Sejumlah agenda utama telah disiapkan, di antaranya Jam Gadang Cultural Night 2026, International Photograph Competition, serta Pameran 100 Foto Jam Gadang.
Selain itu, akan digelar pula kegiatan literasi berskala internasional melalui IMLF yang direncanakan menghadirkan perwakilan dari 40 negara.
Ramlan menambahkan, Pemko Bukittinggi juga terus menggencarkan berbagai event untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, sejalan dengan program unggulan daerah bertajuk 1001 Event Gemilang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....