Pemko Payakumbuh Konsolidasi Penanganan Kebakaran Ruko Karpet
- 17 Feb 2026 08:28 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh segera mengonsolidasikan penanganan kebakaran satu unit ruko karpet di kawasan Pasar Blok Timur. Peristiwa tersebut menghanguskan bangunan pada Senin, 16 Februari 2026 dini hari.
"Ini adalah sebuah kecelakaan yang kami sikapi dengan sangat hati-hati," kata Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, Senin, 16 Februari 2026. Ia menegaskan kejadian ini berkaitan langsung dengan urusan ekonomi masyarakat setempat.
Elzadaswarman menyebut peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 02.50 WIB di Jalan Jenderal Sudirman. Lokasi tepatnya berada di depan Kantor Pos, Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo.
"Langkah awal yang kami lakukan adalah koordinasi dengan Forkopimda," ujarnya saat meninjau lokasi. Pemerintah ingin memastikan seluruh penanganan pasca-kebakaran berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Aparat keamanan langsung melakukan pengamanan ketat guna menjaga situasi tetap kondusif. Area terdampak juga mulai dibersihkan secara bertahap oleh petugas di lapangan.
"Satu petak toko yang terbakar sudah dipasangi garis polisi," terang Elzadaswarman. Pihaknya kini sedang menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari tim identifikasi kepolisian.
"Kami menunggu Tim Verifikasi dari Polres Payakumbuh untuk pemeriksaan penyebab kebakaran," katanya. Hal ini dilakukan agar informasi yang beredar di masyarakat tidak menjadi simpang siur.
Ia menilai proses verifikasi sangat penting agar penyebab pasti kebakaran segera terungkap. "Kami ingin penyebabnya jelas dulu sebelum memberikan keterangan lebih lanjut," tambahnya.
Elzadaswarman memastikan aktivitas masyarakat di kawasan pertokoan harus tetap berjalan normal. "Kami berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif karena ini pusat ekonomi," tegasnya.
Berdasarkan data pemerintah, ruko karpet yang terbakar merupakan milik pedagang bernama Novrianto. Korban merupakan warga asal Nan Kodok, Kecamatan Payakumbuh Utara.
"Kami mengapresiasi respons cepat petugas pemadam kebakaran yang turun ke lokasi," ungkapnya. Kecepatan petugas dinilai sangat menentukan sehingga api tidak merembet ke bangunan lain.
Tiga unit armada Damkar Kota Payakumbuh dikerahkan untuk memadamkan kobaran api tersebut. Petugas juga dibantu oleh satu unit armada dari Damkar Kabupaten Lima Puluh Kota.
"Petugas bekerja dalam situasi berisiko karena adanya potensi korsleting listrik," jelas Elzadaswarman. Beruntung, api berhasil dijinakkan pada pukul 04.49 WIB tanpa adanya korban jiwa.
Sekretaris Daerah Payakumbuh, Rida Ananda, mengimbau pemilik usaha untuk meningkatkan kewaspadaan. "Kami mengajak semua pihak memperhatikan standar keselamatan bangunan, terutama instalasi listrik," kata Rida.
Rida mendorong pemilik toko menyiapkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai antisipasi awal. "Keberadaan APAR sangat penting untuk penanganan sebelum petugas tiba," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....