Patroli Intensif Redam Interaksi Negatif Beruang Madu

  • 16 Feb 2026 20:33 WIB
  •  Bukittinggi

RRi.CO.ID,Pasaman - Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Barat (BKSDA Sumbar) bersama Centre for Orangutan Protection (COP) melakukan upaya penanganan interaksi negatif satwa beruang madu di Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat.

Upaya penanganan telah dimulai sejak Sabtu, 14 Februari 2026, menyusul laporan masyarakat terkait kemunculan beruang madu di sekitar permukiman warga.

Tim gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan patroli intensif guna memantau pergerakan satwa serta memastikan keselamatan masyarakat.

Selain patroli, petugas juga melakukan penghalauan agar satwa kembali ke habitat alaminya.

Sosialisasi dan penyuluhan kepada warga turut dilakukan sebagai langkah preventif untuk meminimalisir potensi konflik lanjutan antara manusia dan satwa liar.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Sumbar, Antonius Vevri, menyampaikan bahwa upaya penanganan terus ditingkatkan.

Salah satunya dengan menambah pemasangan kandang jebak di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur lintasan beruang.

“Kami terus berupaya maksimal agar kondisi tetap aman dan terkendali. Pemasangan kandang jebak dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mengamankan satwa jika diperlukan,” ujarnya.

Saat ini, kondisi di lokasi kejadian dilaporkan berangsur kondusif. Tim BKSDA bersama pemerintah nagari setempat dan masyarakat terus bersinergi melakukan pemantauan serta langkah-langkah pencegahan.

BKSDA Sumbar juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan waspada saat beraktivitas, terutama di kebun atau area yang berbatasan langsung dengan hutan. Warga diminta untuk tidak beraktivitas seorang diri guna mengurangi risiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Upaya kolaboratif antara petugas dan masyarakat diharapkan mampu menjaga keselamatan bersama sekaligus memastikan kelestarian satwa liar tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....