Wako Payakumbuh Ajak Warga Sukseskan Gerakan Indonesia ASRI
- 16 Feb 2026 13:09 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Payakumbuh – Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, memimpin aksi gotong royong massal di sepanjang aliran kawasan Batang Agam. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 13 Februari 2026, sebagai rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).
Zulmaeta menyatakan bahwa aksi ini merupakan perwujudan Gerakan Nasional Indonesia ASRI yang menekankan kebersihan dari sampah. Beliau menyebutkan bahwa pesan penting mengenai Indonesia Resik ini diterima saat mengikuti koordinasi nasional di Sentul.
“Krisis sampah tidak bisa lagi ditangani hanya di hilir, melainkan harus dimulai dari perubahan perilaku masyarakat,” ujar Zulmaeta. Ia menilai kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan menjadi kunci utama dalam pengelolaan lingkungan.
Wali Kota menegaskan bahwa beban tempat pemrosesan akhir sampah saat ini sudah semakin berat bagi pemerintah daerah. Oleh karena itu, beliau mendorong setiap rumah tangga untuk mulai konsisten melakukan pemilahan sampah secara mandiri.
“Aksi gotong royong ini adalah momentum untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam mengubah kebiasaan buruk,” ucapnya. Beliau berharap langkah kecil dari sumbernya dapat meringankan beban TPST serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat.
Zulmaeta juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk rutin melaksanakan kegiatan bersih-bersih sebelum memulai aktivitas kantor. Beliau menginginkan gerakan peduli sampah ini menjadi budaya kerja yang dilakukan minimal satu kali dalam sepekan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Delni Putra, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menginisiasi perubahan perilaku masyarakat terhadap limbah. Ia menyebutkan bahwa edukasi mengenai persoalan sampah harus terus ditingkatkan demi menjaga kelestarian lingkungan hidup.
“Kegiatan ini melibatkan sekitar 400 peserta yang terdiri dari unsur TNI, Polri, hingga pelajar dan mahasiswa,” kata Delni. Partisipasi lintas sektor ini diharapkan mampu menginspirasi aksi kerja bakti serentak di seluruh wilayah Payakumbuh.
Delni menambahkan bahwa kolaborasi antara dunia usaha, komunitas, dan pemerintah sangat penting untuk mengurangi jumlah sampah. Budaya peduli lingkungan ini harus terus dipupuk agar menjadi warisan yang baik bagi generasi masa depan.
“Harapan kami gerakan ini tidak berhenti di sini, tetapi menjadi kebiasaan rutin setiap hari,” pungkas Delni. Ia menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya konsistensi dalam menjaga keasrian destinasi wisata Batang Agam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....