KakanKemenag 50 Kota Wisuda SulapAnakBinaan LPKAPayakumbuh Penghafal Al-Quran

  • 11 Feb 2026 15:15 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Payakumbuh - Suasana khidmat penuh air mata kepasrahan menyelimuti prosesi wisuda Tahfidz dan Khatam Al-Qur'an anak binaan Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Payakumbuh di Tanjung Pati. Kegiatan monumental tersebut (11/01) disamping dihadiri oleh Kakan Kemenag Lima Puluh Kota juga hadir Kepala Lapas Kelas III Suliki, Pimpinan Baznas Lima Puluh Kota, Forum Komunikasi Penyuluhan Agama Islam Lima Puluh Kota dan orang tua anak binaan.

H. Irwan Kakan Kemenag Lima Puluh Kota dalam arahannya menyampaikan rasa bangga dan terharu dengan capaian program pembelajaran Al-Qur'an di LPKA Kelas II Payakumbuh yang di motori oleh Kelompok Penyuluh Agama Kemenag Lima Puluh Kota.

"Kemenag Lima Puluh Kota memiliki dua program unggulan di dua Lapas, pertama program Tahfidz Al-Qur'an di LPKA Kelas II Payakumbuh dan Lapas Berbasis Pesantren di Lapas Kelas III Suliki. Kedua program ini ditargetkan untuk mendidik anak binaan dan warga binaan menjadi pribadi yang bermanfaat dengan tagline, masuk sebagai warga binaan keluar menjadi santri."Tegas alumni Kauman Padang Panjang ini.

Lebih lanjut Kakan Kemenag memompa motivasi bagi anak binaan dan orang tua untuk bangkit dengan semangat baru menyongsong masa depan yang lebih baik.

"Penting bagi ananda semua untuk meyakini bahwa lembaga pemasyarakatan bukanlah pemutus masa depan, banyak karya besar justru lahir dari ruangan penjara, oleh sebab itu saya yakin ananda semua memiliki tekad yang kuat untuk tumbuh menjadi pribadi hebat di masa yang akan datang, menjadi anak-anak kebanggaan orang tua sekaligus bermanfaat bagi umat dan bangsa,"ujar Kakan Kemenag dengan mata berkaca-kaca menahan haru.

Di sisi lain Kakan Kemenag Lima Puluh Kota menegaskan komitmen untuk terus membersamai program pembinaan keagamaan yang ada di dua Lapas ini.

"Dua program unggulan ini lahir dari kolaborasi dan kerjama sama duo lapas dengan Kemenag Lima Puluh Kota. Kedepannya kerja sama ini perlu di tingkatkan ke arah yang lebih baik lagi bagi memastikan masa depan warga binaan semakin baik. Kementerian Agama memiliki komitmen yang kuat untuk terus memberikan dukungan terbaik dalam menyukseskan program ini. Kepada para penyuluh agama yang menjadi motor pengerak program ini saya minta untuk memberikan layanan  maksimal dan berkualitas.”Harap H.Irwan

“Atas nama pribadi dan pimpinan lembaga saya sampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada seluruh komponen yang telah bahu membahu membangun satu legacy  penting dalam melahirkan generasi Qurani.”Simpul Kakan Kemenag. 

Data yang dihimpun dari panitia kegiatan dari 64 orang anak binaan di LPKA Kelas II Payakumbuh 4 orang berhasil diwisuda Tahfizd dengan hafalan satu juz Al-Quran. Wisuda Iqro’ sebanyak 15 orang dan 9 orang khatam Al-Quran. (APP)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....