Kisah Rahmah El Yunusiyyah Pionir Pendidikan Perempuan Minang
- 10 Feb 2026 22:11 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Rahmah El Yunusiyyah menempati posisi istimewa dalam catatan sejarah pendidikan nasional Indonesia. Ia merupakan sosok revolusioner yang mendobrak tradisi demi hak pendidikan kaum perempuan.
Karya terbesarnya adalah mendirikan Madrasah Diniyyah Puteri di Kota Padang Panjang. Lembaga ini menjadi madrasah perempuan pertama yang berdiri di wilayah nusantara.
Ada kisah inspiratif saat Rahmah bertekad ingin belajar memandikan jenazah secara syariat. Beliau prihatin melihat jenazah perempuan sering kali diurus oleh kaum laki-laki.
Demi kemuliaan kaumnya, Rahmah nekat mendatangi rumah sakit untuk belajar langsung pada ahlinya. Keberanian ini membuktikan dedikasi beliau melampaui batas kurikulum sekolah formal saja.
Rahmah juga pernah menolak bantuan uang dalam jumlah besar dari pemerintah Belanda. Beliau lebih memilih hidup sederhana daripada harus menggadaikan kemandirian prinsip pendidikannya.
Keteguhan hati tersebut membuat Madrasah Diniyyah Puteri tetap murni menyebarkan nilai-nilai kebangsaan. Beliau membuktikan martabat sebuah bangsa dimulai dari harga diri pendidikannya sendiri.
Kisah inspiratif lainnya terjadi saat beliau diundang resmi oleh Universitas Al-Azhar Mesir. Beliau menjadi perempuan pertama yang memberikan kuliah umum di depan ulama besar.
Sistem pendidikan ciptaan Rahmah kemudian diadopsi untuk membangun fakultas perempuan di Mesir. Hal ini menunjukkan kecerdasan perempuan Minang telah diakui oleh dunia internasional.
Hingga kini Madrasah Diniyyah Puteri masih berdiri tegak mencetak lulusan perempuan yang tangguh. Perjuangan Rahmah menjadi pengingat bahwa tekad kuat mampu meruntuhkan setiap tembok keterbatasan.(MK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....