Asril Buktikan Restorasi, Reses Perorangan Dibanjiri Warga Bantola

  • 05 Feb 2026 20:56 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi- Lebih 400 warga penuhi kursi yang tersedia di bawah tenda putih biru yang terpasang di halaman rumah Ketua RT 02 RW 1 Kelurahan Kayu Kubu, di Banto Laweh, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi 5 Februari 2026.

Ratusan masyarakat itu hadir tentu dengan alasan yang jelas, dikarenakan memenuhi undangan salah seorang Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Daerah Pemilihan Sumatera Barat III.

Benar, undangan itu berasal dari Asril, SE yang merupakan politisi Partai Nasdem. Legislator yang familiar dengan konsep “Go Green” ini melaksanakan reses perorangannya  di awal Februari 2026.

Reses yakni kegiatan anggota dewan (DPR/DPRD) melakukan kunjungan ke Daerah Pemilihannya (Dapil) untuk menyerap aspirasi masyarakat dengan berdialog bersama konstituen. Reses ini menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, bagian resmi dari siklus kerja anggota legislatif yang diatur dalam Undang-Undang (UU).

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Dapil Sumbar III Asril, SE akui reses ini dimaknai sebagai kegiatan bersilaturahmi dengan masyarakat untuk memfasilitasi aspirasi public ditindaklanjuti oleh pemangku kepentingan.

Kepada wartawan usai pelaksanaan reses perorangan itu, Asril, SE mengatakan pihaknya apresiasi dan bangga dengan hadirnya masyarakat  dalam jumlah mencapai lebih 400 orang ketika reses ini. Warga yang hadir kali ini baru untuk satu RW, hal tersebut menunjukkan antusias yang tinggi disaat dihadapkan  pada partisipasi konstituen dalam pelaksanaan reses.

“luar biasa, reses perorangan yang kami gelar hari ini diikuti 450 orang warga, ini baru satu RW di Kelurahan Kayu Kubu. Makanya, besok (Jumat 6 Februari 2026) kita kembali mengundang masyarakat Kelurahan Kayu Kubu di RW lain,”ujarnya

Ia yakin permasalahan yang dihadapi masyarakat di Kelurahan Kayu Kubu  mendapatkan solusi efektif dengan dilaksanakannya reses.

“alhamdulillah masyarakat di sini banyak memberikan Amanah kepada kami, maka kami jemput bola ke sini lagi. Permasalahan yang ada dapat dicarikan jalan keluarnya, kami di legislative memperjuangkan aspirasi itu untuk didengar dan ditindaklanjuti oleh pemerintah,”tegasnya

Dikatakan, dalam melaksanakan resesnya secara perorangan hari ini ditampung sejumlah aspirasi warga yang berkaitan  dengan sektor pertanian, pariwisata, lingkungan dan Pembangunan.

Di sektor pertanian, masyarakat ingin anggota dewan provinsi ini mendukung hadirnya alat dan mesin pertanian (Alsintan) agar budidaya beberapa komoditas   lebih efektif dan efisien. Begitu juga, solusi terhadap keberadaan hewan primata (kera liar) yang mempengaruhi tumbuh dan kembangnya produk pertanian.

“insyallah, di bulan April ini kami akan mengupayakan alsintan itu langsung dapat terjawab. Nah, untuk keberadaan kera liar tadi,  kita perlu menyikapinya dengan stakeholder terkait  tentang bagaimana cara terbaik  agar hewan ini tidak mengganggu produk pertanian yang ditekuni warga, tentu kita tidak boleh juga mengusik mereka, mereka punya hak untuk hidup,”terangnya

Lalu, masyarakat yang berada di Kelurahan Kayu Kubu ini bermukim di kawasan atas Ngarai Sianok. Asril mendasari aspirasi masyarakat menyikapi Turap ( struktur konstruksi berbentuk dinding yang berfungsi sebagai penahan tekanan dan pergerakan tanah) segera disikapi dan berkelanjutan diprogramkan.

Disebutkan, Turap ini menjaga stabilitas lereng ngarai dari potensi longsor atau erosi.

“kita berupaya agar diantisipasi longsor atau erosinya lereng dan tebing ngarai, maka diupayakan dengan turap. Kita tidak ingin rumah warga terdampak, begitu juga lahan pertanian dan kawasan di sini,”jelasnya

Kayu Kubu sejatinya memiliki pamor yang menarik dikarenakan berada di kawasan Ngarai Sianok, Ngarai Sianok pun telah mendunia  dengan  Geoparknya. Hal demikian  patut menjadi perhatian bersama agar sektor pariwisata tetap eksis.

Bahkan, legislator Partai Nasdem ini optimis potensi besar tersimpan di Kayu Kubu untuk digali dan dikembangkan yang pada akhirnya membawa perubahan signifikan terhadap perubahan taraf ekonomi masyarakat dan Pembangunan daerah.

“iya, program pemberdayaan masyarakat yang telah dan sedang kita garap di sejumlah lokasi di Kota Bukittinggi berpeluang untuk kita kembangkan di sini, apakah itu untuk budidaya belut, atau ada potensi lain yang unik, kita bersama-sama mengelola dan mengembangkannya, pertanyaannya apakah masyarakat mau untuk itu?,”ungkapnya

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Asril, SE menyebutkan koperasi menjadi soko guru perekonomian bangsa, dikarenakan menjadi penopang utama masyarakat dengan berlandaskan kegotongroyongan, keadilan dan  peningkatan kesejahteraan secara bersama-sama.

Luar biasanya, tokoh proklamator kemerdekaan Indonesia yakni Bung Hatta dijuluki sebagai Bapak Koperasi. Wakil Presiden Republik Indonesia pertama yang lahir di Kota Bukittinggi itu resmi dianugerahi sebagai Bapak Koperasi Indonesia  ketika Kongres Koperasi Indonesia II di Bandung, 17 Juli 1953 silam. Hari Koperasi di tanah air diperingati  juga ditujukan sebagai salah satu penghormatan terhadap jasa Bung Hatta dalam memajukan perekonomian masyarakat melalui koperasi.

Asril, SE mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka  terhadap Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), termasuk di Kota Bukittinggi  dengan hadirnya Koperasi Kelurahan Merah Putih.

“kami tadi juga menerima respon dan aspirasi warga terhadap koperasi, memunculkan hadirnya koperasi agar menghilangkan keberadaan rentenir. Sekarang, Bapak Presiden kita fokus dengan koperasi, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga,”sebutnya

Ia di Lembaga legislatif terus mendorong  agar masyarakat mendapatkan pengembangan wawasan dan edukasi untuk aktif berkoperasi.  Keaktifan menjadi anggota koperasi itu nantinya memberikan efek domino terhadap lirikan di sektor lain seperti pengembangan diri dan kompetensi berwirausaha.

“kita siap memfasilitasi masyarakat untuk memiliki kompetensi dengan keterampilan atau keahlian tertentu,”tutupnya

Pada Reses Perorangan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Daerah Pemilihan Sumbar III, Asril, SE ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi Zulhamdi Nova Candra, Lurah Kayu Kubu Yenita Selvia Roza, Ketua Persatuan Wanita Kurai (PWK) Bukittinggi Linda Zoebir, lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, dan tamu undangan. Reses ini dimoderatori oleh Pelaksana Tugas Camat Guguak Panjang Siti Mariah, faktor cuaca tidak mempengaruhi animo warga mengikuti agenda itu, tampak dengan tidak ada warga yang meninggalkan tempat duduknya  hingga berakhirnya acara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....