Dukung Kebijakan: KKM Pondok Pesantren Bimtek KMA 1503

  • 30 Jan 2026 14:28 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi - Dalam rangka membekali pendidik dalam menyusun RPP kontekstual, struktur kurikulum baru, serta integrasi karakter, moderasi beragama dan nilai Rahmatan lil 'Alamin, Kelompok Kerja Madrasah menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Penerapan Keputusan Menteri Agama RI Nomor 1503 Tahun 2025 Bertempat di Aula MAN 1 Bukittinggi Kamis, 29 Januari 2026.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah diwakili oleh Pengawas Madrasah, Hj. Yendrawati.

Ia menyebutkan bahwa Bimtek KMA 1503 Tahun 2025 merupakan pelatihan implementasi kurikulum terbaru di madrasah yang berfokus pada pembelajaran mendalam (deep learning), Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), dan ekoteologi.

Hadir juga dalam kegiatan ini Ketua Kelompok Kerja Madrasah Pondok Pesantren, Buya Deri Suherman, Pengawas Madrasah, Yenti Gusmira dan Azwarman.

Materi Bimbingan Teknis disampaikan oleh pakar kurikulum Zulfadhli Alfa yang juga merupakan Kepala MAN 1 Bukittinggi.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah swasta se-kota Bukittinggi.

Hj. Yendrawati menegaskan bahwa KMA 1503 Tahun 2025 merupakan tonggak penting dalam transformasi pendidikan madrasah di bawah naungan Kementerian Agama.

“Bimtek ini bukan sekadar rutinitas, tetapi langkah strategis dan krusial untuk memastikan seluruh guru madrasah di Bukittinggi siap mengimplementasikan penerapan pendidikan sesuai KMA 1503 yang lebih progresif kontekstual melalui Konsep deep learning, Kurikulum Berbasis Cinta, serta nilai-nilai ekoteologi harus benar-benar hidup di ruang kelas,” ujar Yendrawati.

Lebih lanjut, Yendrawati menyampaikan bahwa KMA 1503 Tahun 2025 membawa angin segar bagi dunia pendidikan madrasah dengan mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama dan prinsip Rahmatan lil ‘Alamin. Selain itu, para peserta juga dibekali pemahaman dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang lebih kontekstual, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan karakter peserta didik.

Materi utama Bimbingan Teknis disampaikan langsung oleh Zulfadhli Alfa, pakar kurikulum yang juga menjabat sebagai Kepala MAN 1 Bukittinggi. Dalam paparannya, Zulfadhli mengulas secara komprehensif strategi penerapan KMA 1503 agar kurikulum tidak hanya menjadi beban administratif, melainkan menjadi panduan nyata dalam menciptakan proses pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan bermakna.

Ia menekankan pentingnya peran guru sebagai fasilitator pembelajaran yang mampu mengintegrasikan nilai akademik, spiritual, sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan hidup sesuai dengan semangat ekoteologi.

Melalui kegiatan Bimtek ini, diharapkan seluruh madrasah swasta pondok pesantren di Kota Bukittinggi memiliki pemahaman dan standar yang sama dalam mengimplementasikan layanan pendidikan yang unggul, berkarakter, berlandaskan nilai-nilai keislaman, serta tetap menjaga keseimbangan ekosistem sesuai dengan amanat KMA 1503 Tahun 2025. (Andreas)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....