Layanan Kesehatan PMI diserbu Warga Sigiran, Sungai Lansiangan
- 29 Jan 2026 22:32 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Agam - Ratusan warga di kampung Sigiran dan Sungai Lansiangan, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, menerima manfaat kegiatan pelayanan kesehatan keliling yang dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI).
Kegiatan yang digelar selama dua hari pada 27-28 januari 2026 tersebut seolah menjadi jawaban atas harapan warga sekitar untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan.
Koordinator pos lapangan PMI Toboh, Malalak, Ahmad Jais, mengatakan, tim kesehatan PMI hadir untuk memberikan pelayanan diwilayah tersebut selama dua hari dan diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Tim kesehatan merupakan penugasan langsung dari PMI Pusat yang terdiri dari dokter, perawat dan bidan yang berasal dari PMI Provinsi Banten juga dibantu dari relawan universitas Borobudur Jakarta,” ujarnya.
/wt0sgomswosiqsz.jpeg)
Ahmad Jais menjelaskan, sebelum melakukan layanan diwilayah tersebut tim kesehatan telah berkordinasi dengan PMI Provinsi Sumatera Barat untuk memetakan beberapa wilayah yang akan dilakukan pelayanan.
“Selain pelayanan kesehatan, di pos lapangan ini juga masih melakukan beberapa kegiatan seperti penyaluran bantuan dan aksi bersih rumah yang terdampak bencana beberapa waktu lalu,” terangnya.
Sementara itu koordinator tim layanan kesehatan PMI Provinsi Banten, dr. Yuliana Saraswati Kusuma Prabaningrum, menjalaskan, pada dua lokasi tersebut pihaknya bersama tim menemukan beberapa penyakit atau keluhan yang dirasakan oleh masyarakat.
“Beberapa kasus seperti Ispha, hipertensi, Myalgia, Comencold, Gouth Arthitis, dan konjungsivitis banyak dikeluhkan oleh masyarakat,” sebutnya.
Yuliana Saraswati menerangkan, selain melakukan pemeriksaan dan konsultasi kesehatan tim juga berupaya menyerap umpan balik atau masukan dan saran agar kedepan pelayanan PMI menjadi lebih baik.
/hf8qxxxqbucpot6.jpeg)
“Mereka berharap layanan kesehatan PMI dapat dilakukan minimal dua minggu sekali, mengingat saat ini kondisi cuaca cukup ektrem dan berdampak pada kondisi kesehatan,” jelasnya.
Terpisah, pendamping Community Enggagement and Acountability (CEA) PMI Pusat, M. Alwan Rifai menjelaskan, berbagai masukan serta saran dan kritik terus diharapkan sebagai evaluasi dan peningkatan kualitas layanan kedepan.
“Kami menjadikan masyarakat sebagai mitra dan sangat mengharapkan berbagai masukan serta saran dan kritik terhadap pelayanan yang selama ini dilakukan oleh PMI,” terangnya.
Alwan Rifai berharap, berbagai masukan dan saran tersebut nantinya menjadikan parameter dan evaluasi serta rujukan terhadap intervensi yang akan dilakukan oleh PMI pada masa pemulihan bencana.
“Kami membuka akses layanan hotline atau WatshApp untuk wilayah provinsi Sumatera Barat di nomor 0813 5617 0153 dan dapat diakses setiap saat,” ungkapnya. (YPA/AGZ)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....