Sambut ASN Redistribusi: Kakan Kemenag Berikan Pembinaan
- 28 Jan 2026 11:30 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Kementrian Agama Kota Bukittinggi secara resmi menyambut 28 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) guru madrasah redistribusi yang sebelumnya ditugaskan pada berbagai daerah di Sumatera Barat.
Seluruh guru redistribusi tersebut disambut langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha, Hj. Tri Andriani Djusair, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Aldi Heko Putra serta Kepala Madrasah Negeri se-kota Bukittinggi Bertempat di Aula Kantor Kemenag setempat Selasa, 27 Januari 2026.
H. Eri Iswandi dalam arahannya menyampaikan selamat datang, selamat bergabung serta selamat bertugas di kota Bukittinggi.
Ia menyebutkan bahwa mereka yang redistribusi ke kota Bukittinggi adalah orang-orang terpilih, yang akan mengabdikan diri bukan hanya dengan kinerja untuk mencerdaskan, namun juga mengawal moral peserta didik serta lingkungan sekitar.
"Selamat datang, selamat bertugas dan selamat bergabung dengan Kementerian Agama kota Bukittinggi. Kami yakin dan percaya bahwa Bapak dan Ibu guru yang redistribusi ke kota Bukittinggi adalah orang-orang pilihan yang akan memberikan pelayanan terbaik dalam dunia pendidikan madrasah serta mampu menjadi teladan dalam lingkungan madrasah serta masyarakat," ungkap H. Eri Iswandi
"Salahsatu tugas mulia seorang tenaga pendidik adalah mampu menjaga moral serta membentuk karakter peserta didiknya. Untuk itu, kami tegaskan, bahwa Bapak dan Ibu harus betul-betul menjadi teladan di madrasah maupun dalam lingkungan kehidupan bermasyarakat," tegas H. Eri Iswandi
"Disamping itu, seorang ASN juga harus menunjukkan kinerja serta mampu melaksanakan tanggungjawab yang diamanahkan,"ulasnya
H. Eri Iswandi juga menyampaikan bahwa Kemenag Kota Bukittinggi secara berkelanjutan memberlakukan reward dan punishment kepada ASN sesuai peraturan yang ada.
"Untuk itu, kepada ASN yang memang berhak atas reward dimaksud, kami akan berikan penghargaan. Begitu sebaliknya, bagi yang pantas mendapatkan punishment, maka kami akan jalankan sesuai aturan. Untuk itu, pertahankan kedisiplinan, pastikan bahwa Bapak dan Ibu tidak keluar dari jalur yang telah ditetapkan. Misalnya terkait kehadiran, hal ini berhubungan dengan absen. Jika jam masuk adalah pukul 07.00, lalu Bapak atau Ibu hadir pukul 07 lewat 1 detik, maka secara otomatis terlambat," tegasnya
Untuk itu, kami mengajak, mari lalui dengan proses yang bagus. In Syaa Allah hasilnya juga bagus. Begitu juga dalam proses pembelajaran, lakukan dengan proses terbaik untuk menjadikan peserta didik yang terbaik.
Mari berinovasi dan tingkatkan kreativitas serta berkarya dalam dunia pendidikan," tambahnya
Kakan Kemenag juga mengingatkan bagi ASN yang belum selesai dalam urusan SKP serta E-Kinerja dengan madrasah yang lama, agar segera menyelesaikannya.
Mengakhiri arahannya, Kakan Kemenag menyampaikan bahwa seorang ASN adalah orang yang taat aturan, untuk itu ia mengajak seluruh peserta untuk meningkatkan minat baca, serta mendalami dan memahami aturan-aturan sebagai tenaga pendidik.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Aldi Heko Putra menyebutkan, dari 28 ASN redistribusi yang merupakan guru, ditempatkan pada madrasah se-kota Bukittinggi.
"Hasil redistribusi beberapa waktu lalu, untuk ASN guru yang redis keluar sebanyak 16 orang dan redis masuk sebanyak 28 orang. Sebanyak 9 orang masuk ke MAN 1 dan keluar sebanyak 6 orang. Pada MAN 2, yang masuk sebanyak 10 orang sedang yang keluar tidak ada. Untuk MTsN 1, yang masuk dan yang keluar sama banyak yaitu masing-masing 7 orang. Sedangkan pada MTsN 2, yang masuk tidak ada, sedangkan yang keluar sebanyak 2 orang. Untuk MIN, guru yang masuk sebanyak 2 orang dan yang keluar sebanyak 1 orang," terang Aldi Heko Putra. (Andreas)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....