CFD Batusangkar Dongkrak Ekonomi Pelaku UMKM Lokal
- 26 Jan 2026 13:39 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Tanah Datar - Kegiatan Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Minggu pagi di kawasan Lapangan Cindua Mato Batusangkar, tidak hanya menjadi sarana berolahraga dan rekreasi bagi masyarakat, namun juga memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Setiap pelaksanaan CFD, ratusan pedagang kaki lima dari berbagai nagari turut meramaikan kawasan tersebut dengan aneka jajanan kuliner yang menggugah selesta dan ramah di kantong masyarakat. Kasi Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Tanah Datar, Jack Maradona, Minggu 18 Januari 2026 menyampaikan pada kegiatan tersebut diperkirakan kurang lebih 100 pelaku UMKM berjualan.
"Sejak CFD menjadi agenda rutin, ekonomi masyarakat cukup hidup. Pedagang yang berjualan tidak hanya dari kawasan sekitar, tetapi juga dari nagari lain," ujarnya. Ia juga mengimbau kepada masyarakat dan pedagang untuk menaati aturan yang telah disepakati.
Pedagang diminta sudah memasuki area berjualan pada pukul 05.30 WIB, karena pada pukul 06.00 WIB akses jalan di sekitar kawasan CFD akan ditutup hingga pukul 10.00 WIB. Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Dinas Perhubungan telah menyiapkan beberapa titik parkir bagi masyarakat.
Sementara itu, Yolan, penjual brownies asal Simpuruik, mengaku bersyukur dengan adanya CFD Batusangkar tersebut. Dia mengatakan dari sekitar 400 picis brownies yang dibawa, seluruhnya habis terjual dengan harga bervariasi mulai dari Rp2500 hingga Rp7.000 per picisnya.
Hal senada juga disampaikan Nia, pedagang makanan viral asal Lima Kaum. Ia mengaku penjualan saat CFD cukup menjanjikan. Sementara Ranti, penjual makanan stik asal Dobok, juga merasakan manfaat besar dari CFD. Dengan harga jual Rp10.000 per bungkus ia mampu menghabiskan 70 hingga 100 bungkus selama kegiatan berlangsung.
Dikesempatan lain, salah seorang pengunjung CFD, Dipo atau yang akrab disapa Uno, menilai CFD sangat berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. "Banyak UMKM yang berjualan, mulai dari makanan tradisional hingga kuliner viral, bahkan ada makanan yang jarang ditemui di pasar," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....