Seni Bermain Gasing dari Dulu sampai Sekarang

  • 23 Jul 2025 20:35 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Bukittinggi: Permainan gasing adalah permainan tradisional yang melibatkan putaran gasing dengan menggunakan tali, dan dimainkan oleh anak anak laki laki maupun perempuan.

Gasing tersebut terbuat dari kayu yang berbentuk seperti bawang merah besar dengan pentolan di bagian atas. Permainan ini melatih ketangkasan dan koordinasi tangan.

Gasing atau dalam beberapa daerah disebut, panggal, pukang, atau begasing, yaitu permainan yang sudah ada sejak zaman dahulu dan bahkan masih dimainkan hingga sekarang di berbagai daerah di Indonesia.

Cara bermainnya yaitu, tali yang terbuat dari kulit pohon atau bahan lainnya, diikatkan pada bagian pentolan gasing. Setelah itu gasing dilempar ketanah dengan cara menarik tali secara kuat agar gasing berputar.

Dalam permainan ini, gasing yang berputar paling lama atau tidak jatuh dari area permainan dinyatakan sebagai pemenang.

Dalam permainan gasing ini dapat melatih ketangkasan dan koordinasi tangan, serta mengembangkan ketrampilan motorik halus, yang mengajarkan kerjasama dan bentuk sportifitas dalam permainan. Selain itu juga memperkenalkan permaian tradisional kepada generasi muda.

Meskipun permainan modern semakin populer, gasing tetap menjadi permainan yang menarik dan bermanfaat dan menjadi simbol warisan budaya yang perlu di lestarikan.

Permainan ini diperkirakan berasal dari Asia Tenggara, khusunya daerah Melayu. Kemudian permaianan ini menyebar ke berbagai wilayah di

Nusantara termasuk Indonesia dan menjadi bagian dari tradisi berbagai daerah.

Bahkan gasing telah menjadi bagian tak terpisahkan dari warisan budaya Indonesia dan terus dimanikan hingga saat ini. (EL/YPA)

Sumber berita: kumparan.com

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....