Mengenal Kesenian Tambua Tansa

  • 27 Mar 2025 10:39 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Bukittinggi: Minang kabau memiliki beranekaragam jenis kesenian tradisional. Salah satu jenis kesenian tradisional tersebut adalah seni pertunjukan musik Tambua Tansa, Alat musik ini hidup dan berkembang di daerah Pariaman. Hampir disetiap nagari di pariaman mengenal kesenian Tambua Tasa dan menjadi tradisi yang masih difungsikan dalam berbagai kegiatan upacara baik adat dan upacara keagamaan oleh masyarakat Pariaman.

Sebenarnya kesenian ini berasal dari suku india yang dibawa oleh seorang pedagang Gujarat (India) ke Tiku Pariaman yang dulu merupakan pelabuhan terbesar di Pantai Barat Minangkabau pada abad ke 14 Masehi. Alat musik tersebut mulai berkembang di berbagai daerah di Minangkabau seperti di Maninjau dan Lubuk Basung. Faktor percampuran kebudayaan, baik akibat perkawinan maupun perdagangan antara masyarakat pribumi Minangkabau di Pariaman dengan kaum pendatang dari Asia Selatan (sekitar India, Banglades, dan Irak serta Pakistan). Artinya semenjak kedatangan orang-orang Asia Selatan tersebut terbentuk kesenian Gandang Tambua . Diduga Gandang Tambua merupakan sebuah kesenian dari hasil kolaborasi atau asimilasi antara produk budaya lokal Pariaman dengan suku pendatang (Asia Selatan).

Tambua Tansa ini merupakan alat musik perkusi yang terdiri dari dua alat musik yaitu Gandang tambua dan Gandang, Tansa Alat musik ini dimainkan dalam group ditabuh secara terus-menurus dalam formasi terdiri dari sampai 7 (tujuh) orang penabuh yang terbagi menjadi 6 (enam) pemain Gandang Tambua dan 1 (satu) orang pemain Tasa . Gandang Tambua berbentuk seperti tabung dengan bahan yang terbuat dari kayu dengan dua permukaan kulit. Gandang Tambua biasanya dimainkan dengan cara disandang di salah satu bahu pemain dalam posisi berdiri dengan menggunakan dua pemukul tambua, semacam pemukul yang terbuat dari bahan kayu. Sedangkan Tasa lebih mirip setengah bola yang hanya memiliki satu sisi kulit.

Untuk pertunjukan kesenian Tambua Tasa tujuannya adalah untuk mengundang perhatian para pengunjung agar tercipta suasana keramain dalam berbagai upacara adat da keagamaan seperti, Upacara pengangkatan penghulu, Upacara penyambutan tamu agung, Upacara khatam Alqur’an, Upacara adat nagari, Upacara perkawinan

Namun saat ini pertunjukan tambua tansa sudah menjadi bentuk kesenian yang ada di setiap daerah di ranah minang, dari nagari sampai ke kota, tidak hanya ada di Pariaman sebagai tempat asalnya atau di Maninjau dan Lubuk Basung saja. Bahkan tambua tansa dimain kan dari kelompok anak anak sampai dewasa. Begitu juga penampilan tambua tansa ini tidak saja di upacara adat saja, tapi sudah di pertunjukan pada berbagai acara. Ini karena tambua tansa merupakan alat musik perkusi yang dimainkan berkelompok, dan menghasilkan musik yang meriah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....