Fiona Agyta Erman Safar ' Ada Ibu di Bukittinggi yang menjadi Kepala Rumah Tangga'
- 21 Des 2022 15:59 WIB
- Bukittinggi
KBRN, Bukittinggi: Kota Bukittinggi melaksanakan peringatan Hari Ibu Nasional tahun ini satu hari sebelum Hari Jadi Kota (HJK), dikarenakan pada 22 Desember kota ini juga berulang tahun.
Di Indonesia setiap tanggal 22 Desember dalam setahun diperingati hari ibu yang menjadi momentum untuk menghormati dan mengenang jasa para perempuan yang telah menjadi seorang ibu, walaupun rasa hormat dan berbakti itu harus dibuktikan setiap saat.
Aula Balairung Rumah Dinas Walikota Bukittinggi di Belakang Balok, Rabu (21/12/2022) menjadi lokasi kegiatan peringatan Hari Ibu ke-94 tahun. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bukittinggi Fiona Agyta Erman Safar kepada RRI mengatakan peringatan hari ibu tingkat kota madya berjalan lancar dan sukses, bergabungnya masyarakat yang aktif dalam organisasi wanita, instansi vertikal, OPD, dan unsur lainnya.
“jadi hari ini tanggal 21 Desember 2022, kami melaksanakan Peringatan Hari Ibu yang ke-94 tahun. Alhamdulillah berjalan lancar dan semua ibu-ibu yang ada di Kota Bukittinggi ini, masyarakat kita yang tergabung aktif dalam organisasi wanita ikut serta dalam memeriahkan hari ibu yang ke-94 di Kota Bukittinggi,”ujarnya
Pihaknya optimis para ibu di Kota Bukittinggi semakin sehat, kuat dan hebat, sehingga mendukung terwujudnya Bukittinggi HEBAT.
“mudah-mudahan saya doakan, ibu-ibu kita semakin hebat, semakin kuat, dan Bukittinggi juga semakin hebat. Selamat hari ibu saya ucapkan, perempuan berdaya, Indonesia maju,”katanya
Fiona Agyta Erman Safar menyebutkan pihaknya yang aktif dalam kegiatan PKK, keluarga dan program lain sehingga menyentuh lapisan masyarakat secara langsung menemukan fenomena saat ini di Kota Bukittinggi para ibu lebih banyak berperan menjadi kepala rumah tangga demi keberlangsungan sebuah keluarga.
“kalau yang banyak saya lihat, persoalannya itu ibu-ibu yang menjadi penopang hidup dari keluarganya. Ibu –ibu yang menjadi kepala rumah tangga lebih banyak di Kota Bukittinggi saya lihat dari bapak yang menjadi kepala rumah tangga, itu yang saya lihat,”sebutnya
Dikatakan, pihaknya optimis kaum ibu di Kota Bukittinggi dapat berdaya untuk meningkatkan derajat keluarganya, berjalan beriringan dengan kaum bapak sebagai kepala keluarga dan memberikan nafkah untuk istri serta anak-anak tercinta.
“mudah-mudahan dengan berdayanya ibu-ibu kita bisa membantu keluarga dan tidak menyampingkan dan tetap adanya bapak di dalam keluarga itu. Walaupun mereka mencari nafkah,”tuturnya
Ia menambahkan pihaknya membuktikan pencapaian tujuan pelaksanaan program sekolah keluarga untuk memperbaiki dan memperkokoh ketahanan sebuah keluarga. Hingga di tahun 2022 ini sekolah keluarga di Kota Bukittinggi melahirkan empat angkatan dan itu pun pesertanya sudah diwisuda. Tampak di lapangan peserta sekolah keluarga tidak lagi didominasi dari kaum perempuan atau kalangan ibu, para bapak atau suami ikut berpartisipasi aktif, dikarenakan membina sebuah keluarga bukan semata tugas satu pihak, melainkan bersinergi dan berkolaborasi satu sama lain.
“apalagi kita sudah wisuda kemarin, sekolah keluarga kita pada tahun ini sudah angkatan ke-IV, di sana banyak ibu-ibu dan bapak-bapak, kemarin dari Kelurahan Aur Kuning itu peserta sekolah keluarga kita bapak-bapak semua paling banyak. Sekolah keluarga itu tujuannya untuk memperbaiki dan memperkokoh lagi ketahanan keluarga yang ada di keluarga mereka. Mudah-mudahan dengan adanya sekolah keluarganya maju dan lebih hebat lagi serta dijauhkan dari permasalahan-permasalahan yang ada dikeluarga mereka,”tambahnya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....