Masuknya Islam di Ranah Minang
- 21 Mar 2025 08:35 WIB
- Bukittinggi
KBRN Bukittinggi; Dalam percaturan dakwah Islam Nusantara, salah satu wilayah yang memiliki pengaruh besar adalah daerah Minangkabau. Karena dari sinilah muncul orang orang besar yang banyak berkontribusi dalam perjuangan melawan kezaliman penjajah Eropa sejak zaman kerajaan hingga masa pergerakan nasional.
Berbicara mengenai masuknya Islam ke Ranah Minang, adabanyak teori yang dikemukakan oleh para sejarawan lokal maupun para orientalis asing. Diantaranya adalah, P.M.Holt Islam masuk ke Aceh pada abad 14 dan dari Aceh menyebar ke Minankabau. Yaitu, dari Pidie, Pariaman, dan menyelusup ke seluruh daerah Minangkabau. Bahkan rute inilah uang dilalui oleh paham paham baru Islam yang memasuki Minangkabau pada abad ke 19 M.
Keuletan rakyat Aceh yang benar benar menjadikan Islam sebagai landasan perjuangan melawan penjajah.Masuknya Islam secara perlahan lahan masuk ke daerah pantai Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan pulau pulau kecil lainnya sejak setengah abad sebelum Bagdad (pusat khalifah Abbassiyah) jatuh ke tangan Hulagu (Raja Mongol) pada tahun 1258.
Penyebar agama Islam pertama dilakukan oleh seorang tokoh bernama Syehk Burhanudin Ulakan. Dikisahkan bahwa beliaulah yang pertama mendakwahkan Islam melalui daerah pariaman yaitu pada awal abad 17 M. Seorang tokoh yang menempuh ilmu darimkawasan Aceh dan berdakwah menyebarkan Islam melalui metode Tharikat Syatariyah dan pendidikan Al qur'an.
Islamisasi baru benar benar bisa membuahkan hasil adalah ketika dakwah Islam telah diterima keluarga bangsawan Kerajaan pagaruyung abad ke 16, kepemimpinan Sultan Alif. Dari sinilah Islam mulai dikenal oleh masyarakat luas. Islam mampu melembaga dan bersanding dengan adat istiadat setempat, yang dikenal dengan Adat Basandi Syara, Syarak Basandi Kitabullah.
Sumber berita; islamtoday.id
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....