Momen Kontroversial yang Mengubah Jalannya Piala Dunia

  • 20 Jun 2026 09:33 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Piala Dunia sering diwarnai momen kontroversial yang mengubah jalannya pertandingan.

Keputusan wasit dan insiden penting kerap menjadi sorotan dunia sepak bola.

Salah satu kontroversi terbesar terjadi pada 1966 saat Inggris melawan Jerman Barat.

Gol Geoff Hurst masih diperdebatkan karena dianggap belum melewati garis.

FIFA mencatat insiden tersebut sebagai salah satu keputusan paling kontroversial sejarah.

“Teknologi garis gawang belum ada saat itu,” menurut catatan FIFA.

Pada 1986, Diego Maradona mencetak gol tangan Tuhan melawan Inggris.

Gol itu disahkan wasit meski jelas menggunakan tangan.

Maradona kemudian juga mencetak gol solo spektakuler di laga yang sama.

Dua momen ini mengubah arah pertandingan secara dramatis.

Kontroversi lain terjadi pada Piala Dunia 2002 di Korea dan Jepang.

Banyak keputusan wasit menuai kritik dari berbagai negara peserta.

Menurut laporan FIFA, penggunaan VAR belum diterapkan saat itu.

“Banyak keputusan sulit tanpa bantuan teknologi modern,” tulis FIFA.

Pada 2010, gol Frank Lampard tidak disahkan melawan Jerman.

Bola jelas melewati garis namun wasit tidak melihatnya.

Insiden tersebut mempercepat penggunaan teknologi garis gawang dalam sepak bola.

Perubahan ini mengurangi kontroversi besar di turnamen berikutnya.

Pada 2018 dan 2022, VAR mulai digunakan secara luas.

Teknologi ini membantu mengurangi kesalahan keputusan wasit di lapangan.

Meski begitu, perdebatan tetap muncul dalam beberapa situasi penting.

Piala Dunia tetap menjadi panggung drama dan kontroversi global. (APS/YPA)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....