Apresiasi Balap Pushbike, Wako Ramlan Siap Jadikan Progul Bertaraf Internasional

  • 05 Jul 2026 22:13 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias mengaparesiasi penyelenggaraan lomba balap sepeda khusus anak tanpa pedal (Pushbike) yang berlangsung sukses dan meriah di daerah setempat, Pemko Bukittinggi mengungkap perlombaan serupa akan ditarget digelar dua kali setahun.

"Insya Allah ajang ini akan menjadi agenda rutin Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi sebagai bagian dari program unggulan (Progul) di bidang olahraga. Ditargetkan terselenggara dua kali dalam setahun bertaraf Internasional," ulasnya, Minggu, 6 Juli 2026.

Lomba Pushbike sukses digelar dan diikuti 300 lebih peserta melalui acara "Bukittinggi Maimbau Wisata Runbike" di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bukittinggi.

"Dari awal kita mendukung melalui fasilitas tempat dan keamanan. Peserta mayoritas dari luar Sumbar ya, ditargetkan tahun depan diperbesar dengan mengundang peserta dari Malaysia dan Singapura dan lainnya," sebut Wali Kota.

Menurut Ramlan Nurmatias, perlombaan sepeda tanpa pedal atau sistem penggerak itu olahraga unik yang mengajari anak-anak kesiapan mental, fisik dan kesabaran.

Wako mengatakan event ini juga menjadi titik peningkatan ekonomi dengan masuknya tamu ke dalam kota yang mempengaruhi tingkat hunian hotel dan jual beli masyarakat.


"Saya minta nanti digelar bertepatan juga dengan hari libur anak sekolah, kita siap menjadikan Bukittingi kota wistaa olahraga. Say akan rapatkan nanti dan kita anggarkandi kalender pariwisata," terangnya.

Ramlan Nurmatias memberikan apresiasi kepada seluruh penggiat, dan pendukung olahraga Pushbike, panitia, peserta, orangtua, serta sponsor yang telah mendukung kegiatan.

Ketua Pelaksana Bukittinggi Maimbau Wisata Runbike, Ade Jeri Harlan, mengatakan, Pushbike merupakan olahraga anak berbasis sepeda tanpa pedal yang dirancang khusus untuk anak-anak usia dini umur 2-10 tahun.

"Ini event perdana di Kota Bukittinggi, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan jenis olahraga baru yang ramah anak, sekaligus mendukung pengembangan sport tourism dan menciptakan ruang berkumpul bagi masyarakat," sebutnya.

Ade Jeri Harlan menjelaskan, Pushbike memiliki banyak manfaat bagi tumbuh kembang anak, karena anak menggunakan semua otot pada tubuhnya untuk bergerak.

Sepeda ini digerakkan dengan cara didorong menggunakan kaki, sehingga efektif dalam melatih keseimbangan, koordinasi motorik, fokus, dan kepercayaan diri anak.

"Pushbike juga menjadi ajang mempererat ikatan antara anak dan orang tua karena seluruh aktivitasnya dilakukan dengan pendampingan langsung. Terimakasih kepada Pemkot Bukittinggi yang mendukung penuh kegiatan positif ini," jelasnya.


Pushbike kian diminati di Kota Bukittinggi. Komunitas bernama Pushbike Bukittinggi yang mewadahi aktivitas ini resmi berdiri sejak 30 Mei 2025, dan kini telah memiliki lebih dari 30 anggota aktif yang berasal dari warga Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam, dan sekitarnya.

"Lomba Pushbike ini menjasi kebanggaan tersendiri, karena diselenggarakan bertepatan dengan momentum peringatan 100 tahun Jam Gadang, ikon utama Kota Bukittinggi,” ungkapnya.

Momentum ini diharapkan Ade Jeri Harlan, dapat memperkuat daya tarik event sebagai bagian dari perayaan kota, sekaligus menjadi sarana promosi wisata yang menggabungkan olahraga, budaya, dan kebersamaan masyarakat. (YPA/AGZ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....