Gubernur Mahyeldi Nilai Kehadiran Porprov XVI Sumbar 2026 Dongkrak Ekonomi

  • 06 Okt 2026 01:05 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Padang - Ajang olahraga terbesar tingkat provinsi, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat ke-XVI, resmi kembali digelar setelah sempat vakum selama delapan tahun.

Penyelenggaraan pesta olahraga Ranah Minang ini menjadi momen yang sangat dinantikan setelah terakhir kali dilaksanakan di Kabupaten Padang Pariaman pada tahun 2018 lalu.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menyampaikan bahwa kembalinya Porprov menjadi momentum krusial untuk menghidupkan kembali iklim kompetisi sekaligus memperkuat sistem pembinaan atlet daerah.

Penundaan selama delapan tahun tersebut sebelumnya disebabkan oleh berbagai kendala eksternal, mulai dari pandemi COVID-19, penanganan bencana alam, hingga dinamika daerah lainnya.

Lebih dari sekadar ajang kompetisi antarkabupaten dan kota, Porprov XVI diproyeksikan sebagai batu loncatan awal bagi kontingen Sumatera Barat.

Kejuaraan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan jangka panjang menuju berbagai agenda olahraga tingkat nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Pemprov Sumbar terus mendorong lahirnya kompetisi yang teratur, berjenjang, dan berkelanjutan untuk meningkatkan jam terbang para atlet,” ungkapnya, Selasa 6 Oktober 2026.

Untuk memperluas dampak positifnya, Gubernur Mahyeldi memastikan penyelenggaraan Porprov XVI tahun 2026 ini menerapkan skema tuan rumah bersama di 12 kabupaten dan kota.

Daerah yang bertindak sebagai lokasi pertandingan meliputi Kota Bukittinggi, Padang, Tanah Datar, Lima Puluh Kota, Pesisir Selatan, Padang Pariaman, Kota Solok, Pasaman Barat, Kota Pariaman, Sawahlunto, Kabupaten Solok, dan Kepulauan Mentawai.

“Pendistribusian venue pertandingan ke 12 daerah ini sengaja dirancang agar pesta olahraga tidak hanya terpusat di satu wilayah, melainkan mampu menggerakkan roda perekonomian lokal,” sambungnya.

Kehadiran ribuan kontingen, pejabat, dan suporter diperkirakan memberi dampak langsung bagi sektor UMKM, perhotelan, hingga industri kuliner daerah.

Di samping dampak ekonomi dan prestasi, Gubernur Mahyeldi menekankan pentingnya olahraga dalam membentuk karakter generasi muda yang sehat dan produktif.

“Pembinaan melalui kegiatan positif secara tidak langsung mempersempit ruang bagi generasi muda untuk terjerumus ke dalam berbagai perilaku negatif dan gaya hidup tidak sehat,” tutupnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....