Porprov XVI Sumbar, Panahan Mulai Dipertandingkan Hari Ini
- 02 Okt 2026 14:08 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Cabang olahraga (cabor) panahan mulai dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat Tahun 2026, Jumat (2/10/2026).
Pertandingan panahan dipusatkan di Lapangan Panahan Semen Padang, Indarung, Kota Padang, dan diikuti ratusan atlet dari 14 kabupaten dan kota di Sumatera Barat.


Para atlet akan bersaing memperebutkan medali pada 28 nomor pertandingan yang dipertandingkan dalam Porprov XVI Sumbar.
Rangkaian kegiatan cabor panahan telah dimulai sejak Kamis (1/10/2026), dengan agenda latihan bersama, pemeriksaan peralatan pertandingan, serta technical meeting.

Sementara pertandingan dijadwalkan berlangsung hingga Senin (5/10/2026).
Pada hari pertama pertandingan, selain melaksanakan perlombaan Divisi Standar Nasional, panitia juga menggelar acara pembukaan resmi cabor panahan Porprov XVI Sumbar Tahun 2026.
Pembukaan tersebut menjadi penanda dimulainya persaingan para atlet panahan dari berbagai daerah di Sumatera Barat untuk meraih prestasi pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Diikuti 14 Kabupaten dan Kota
Dalam sambutannya, Bidang Organisasi Pengurus Provinsi Persatuan Panahan Indonesia (Pengprov Perpani) Sumatera Barat, Firdaus, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontingen yang telah berpartisipasi dalam Porprov XVI Sumbar cabor panahan.
Firdaus yang juga menjabat sebagai Ketua Perpani Kota Bukittinggi, hadir mewakili Ketua Umum Pengprov Perpani Sumatera Barat Nanda Satria.
Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, official, pendamping, serta kontingen dari 14 kabupaten dan kota yang telah mengambil bagian dalam pertandingan panahan.
Menurutnya, keikutsertaan seluruh kontingen menunjukkan tingginya antusiasme terhadap perkembangan olahraga panahan di Sumatera Barat.
Firdaus juga memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana, wasit, juri, skorer, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pertandingan.
Apresiasi khusus disampaikannya kepada Technical Delegate (TD) panahan, Anton Wijaya, yang dinilai telah mempersiapkan pelaksanaan pertandingan dengan baik.
Menurut Firdaus, kesiapan cabor panahan bahkan membuat pertandingan dapat dilaksanakan lebih awal dari jadwal sebelumnya.
“Khusus untuk TD Anton Wijaya, kita ucapkan terima kasih dan apresiasi luar biasa. Dimana sebelumnya Porprov ini banyak diberitakan akan mundur dari jadwal karena ketidaksiapan, tapi panahan yang menjadi tanggung jawab beliau justru dimajukan jadwalnya dari 5-9 Oktober ke 1-5 Oktober dengan kesiapan sangat baik.”
Atlet Didorong Tembus Level Nasional dan Internasional
Tidak hanya memberikan apresiasi kepada penyelenggara, Firdaus juga memberikan motivasi kepada para atlet yang bertanding.
Ia mengingatkan agar prestasi yang diraih atlet tidak berhenti pada ajang Porprov.
Menurutnya, Porprov seharusnya menjadi salah satu tahapan bagi atlet untuk mengembangkan kemampuan hingga mampu berkompetisi pada tingkat nasional maupun internasional.
Firdaus mencontohkan perkembangan olahraga panahan Indonesia yang terus menunjukkan prestasi di arena internasional.
Ia menyebut keberhasilan atlet panahan Indonesia meraih medali emas dalam ajang olahraga internasional di Jepang pada 2026 sebagai salah satu bukti bahwa cabang olahraga tersebut memiliki peluang besar untuk terus berkembang.
“Saat ini di Asean Games Jepang 2026, Indonesia baru saja menambah medali emas yang ke-5, dan itu diperoleh dari cabang olahraga panahan di divisi compound. Jadi saat ini panahan sudah diperhitungkan di tingkat internasional.”
Karena itu, para atlet Sumatera Barat didorong untuk tidak cepat puas dengan capaian yang diperoleh pada Porprov.
Pengalaman bertanding di tingkat provinsi diharapkan dapat menjadi modal untuk mengikuti kompetisi yang lebih tinggi, termasuk kejuaraan nasional dan internasional.
Panahan Tidak Hanya Mengejar Prestasi
Firdaus yang juga merupakan Wakil Ketua I KONI Kota Bukittinggi turut mengajak atlet, official, orang tua, dan seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan terhadap olahraga panahan untuk terus aktif mengembangkan olahraga tersebut.
Ia menyampaikan bahwa olahraga panahan memiliki nilai yang lebih luas bagi masyarakat.
Firdaus menyebut panahan juga dikenal sebagai salah satu olahraga yang dikaitkan dengan sunnah Nabi dalam tradisi keislaman.
Karena itu, ia mengajak keluarga besar panahan Sumatera Barat tidak hanya menjadikan olahraga tersebut sebagai sarana mengejar prestasi, tetapi juga sebagai kegiatan yang memiliki nilai positif.
“Kita syukuri bahwa Allah kenalkan kita dengan panahan yang juga dikatakan ulama sebagai olahraga sunnah Nabi.”
Dalam kesempatan tersebut, Firdaus juga menyampaikan hadis yang berkaitan dengan keutamaan olahraga panahan dan mengajak seluruh peserta untuk mencintai olahraga tersebut.
Ia menekankan bahwa kecintaan terhadap panahan tidak semata-mata diwujudkan melalui pencapaian medali, tetapi juga melalui komitmen untuk terus berlatih, menjaga sportivitas, serta mengembangkan olahraga panahan secara berkelanjutan.
28 Nomor Diperebutkan
Porprov XVI Sumbar cabor panahan tahun ini mempertandingkan 28 nomor pertandingan.
Ratusan atlet dari 14 kabupaten dan kota akan bersaing menunjukkan kemampuan terbaik mereka selama rangkaian pertandingan berlangsung.
Pertandingan dimulai dengan sejumlah nomor, termasuk Divisi Standar Nasional, yang menjadi bagian dari persaingan para pemanah daerah.
Selain kemampuan teknis, atlet dituntut memiliki konsentrasi tinggi, ketenangan, ketepatan membidik, serta konsistensi dalam setiap anak panah yang dilepaskan.
Karakter olahraga panahan tersebut membuat setiap pertandingan membutuhkan kesiapan fisik sekaligus mental.
Kesalahan kecil dalam menentukan arah bidikan maupun menjaga konsentrasi dapat memengaruhi perolehan skor.
Karena itu, pertandingan Porprov menjadi kesempatan bagi para atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman kompetisi.
Panahan Jadi Cabor Pertama Bertanding
Pelaksanaan pertandingan panahan pada 1 hingga 5 Oktober 2026 juga menjadi catatan tersendiri dalam penyelenggaraan Porprov XVI Sumbar.
Dengan dimulainya pertandingan sebelum pembukaan Porprov secara keseluruhan, panahan menjadi salah satu cabang olahraga yang lebih dahulu melaksanakan pertandingan.
Kesiapan panitia, perangkat pertandingan, wasit, juri, skorer, technical delegate, serta seluruh kontingen menjadi faktor penting dalam pelaksanaan pertandingan.
Firdaus menilai kesiapan tersebut patut diapresiasi karena pertandingan dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Ia berharap pelaksanaan Porprov cabor panahan dapat berlangsung lancar hingga pertandingan terakhir.
Lebih jauh, ia berharap momentum Porprov XVI Sumbar dapat memperkuat pembinaan olahraga panahan di seluruh kabupaten dan kota.
Tidak hanya menghasilkan juara baru, kompetisi tersebut diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet yang nantinya dapat memperkuat Sumatera Barat dan Indonesia pada berbagai kejuaraan yang lebih tinggi.
Ditutup dengan Doa Bersama
Menutup sambutannya, Firdaus kembali mengajak seluruh keluarga besar panahan Sumatera Barat untuk mencintai dan mengembangkan olahraga tersebut.
Ia juga menyampaikan pesan keagamaan mengenai kecintaan terhadap sunnah Nabi dan berharap olahraga panahan dapat menjadi sarana yang membawa manfaat bagi para atlet dan seluruh pendukungnya.
“Menutup sambutan ini, saya mengajak semua kita untuk mencintai olahraga panahan ini bukan saja untuk prestasi tapi juga sebagai bukti kecintaan kita kepada Baginda Nabi SAW. Dalam hadis dikatakan barang siapa yang mencintai sunnah-Ku, sesungguhnya dia cinta kepadaku dan barang siapa cinta kepadaku, maka dia akan bersama-Ku di surga.”
Ia kemudian menyampaikan harapan agar seluruh keluarga besar panahan Sumatera Barat dapat terus berkembang melalui olahraga tersebut.
“Semoga kita semua keluarga besar panahan Sumatera Barat melalui olahraga panahan ini bisa masuk surga.”
Pernyataan tersebut kemudian dijawab secara serentak oleh para atlet dan seluruh peserta yang hadir dengan ucapan “Aamiin.”
Porprov XVI Sumbar cabor panahan selanjutnya akan berlangsung hingga 5 Oktober 2026.
Selama empat hari pertandingan, para atlet dari 14 kabupaten dan kota akan berjuang memperebutkan medali pada 28 nomor pertandingan sekaligus menjadikan ajang tersebut sebagai bagian dari perjalanan menuju prestasi olahraga yang lebih tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....