Perguruan Mandala Sumua Ladang Cakiah Cetak Pesilat Berkarakter

  • 24 Sep 2026 22:05 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi - Disiplin, ketekunan, dan semangat pantang menyerah menjadi fondasi penting dalam membentuk seorang pesilat berprestasi.

Bukan hanya kekuatan fisik dan keterampilan bela diri, keberhasilan seorang atlet juga lahir dari kemauan untuk terus berlatih, bahkan ketika kondisi tidak selalu mendukung.

Semangat tersebut terlihat dari aktivitas latihan murid Perguruan Pencak Silat Mandala Sumua Ladang Cakiah, Kamis malam (24/9/2026).

Di tengah cuaca yang cukup dingin, para pesilat muda tetap mengikuti latihan dengan tekun dan disiplin. Gerakan demi gerakan dijalani dengan penuh kesungguhan sebagai bagian dari proses meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai kejuaraan.

Bagi para pesilat, latihan bukan sekadar rutinitas, melainkan proses membangun karakter, mental juara, serta sikap pantang menyerah. Setiap keringat yang menetes menjadi bagian dari perjalanan panjang menuju prestasi.

Ketekunan selama ini dapat terlihat mengantarkan murid Perguruan Pencak Silat Mandala berhasil meraih berbagai prestasi dalam sejumlah ajang perlombaan pencak silat, baik di tingkat Kota maupun Provinsi.

Pelatih Perguruan Pencak Silat Mandala, Dodi Hariadi, menyampaikan rasa syukur atas semangat dan ketekunan yang ditunjukkan para murid selama menjalani latihan.

Menurutnya, konsistensi dalam berlatih menjadi salah satu faktor yang mengantarkan para pesilat muda meraih prestasi di berbagai kejuaraan.

“Alhamdulillah, anak-anak kita dari Perguruan Pencak Silat Mandala sukses meraih prestasi pada beberapa kejuaraan. Kita berharap mereka bisa mempertahankan dan meningkatkan prestasi pada berbagai event kejuaraan silat lainnya,” ujarnya.

Dodi menegaskan, pencapaian yang diraih para atlet tidak terlepas dari kedisiplinan dan kesungguhan mereka dalam mengikuti setiap sesi latihan.

Proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten diharapkan dapat membentuk pesilat yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mental dan karakter yang kuat.

“Semua yang diperoleh berkat ketekunan dan kedisiplinan mengikuti latihan, sehingga anak-anak kita bisa meraih prestasi terbaik,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Dodi berpesan kepada para pesilat muda agar tidak cepat berpuas diri atas prestasi yang telah diraih. Setiap kemenangan hendaknya dijadikan motivasi untuk terus belajar, berlatih, dan meningkatkan kemampuan.

Menurutnya, prestasi bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan langkah awal untuk meraih pencapaian yang lebih tinggi.

Oleh karena itu, para atlet diharapkan tetap rendah hati, menjaga semangat, dan konsisten dalam menjalani latihan. “Kita berharap mereka jangan cepat berpuas diri atas raihan prestasi tersebut. Tetap rendah hati, rajin dan disiplin dalam latihan,” pungkasnya.

Semangat yang ditunjukkan para pesilat Perguruan Pencak Silat Mandala Sumua Ladang Cakiah menjadi pengingat bahwa prestasi besar lahir dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.

Cuaca dingin bukan alasan untuk berhenti berlatih. Keterbatasan bukan penghalang untuk berkembang. Selama ada kemauan, kedisiplinan, dan bimbingan yang baik, setiap latihan dapat menjadi langkah menuju masa depan yang lebih gemilang.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan para pesilat muda Perguruan Pencak Silat Mandala Sumua Ladang Cakiah mampu terus mengembangkan potensi, menjaga sportivitas, serta mengharumkan nama perguruan dan daerah melalui prestasi di tingkat Kota, Provinsi, hingga jenjang yang lebih tinggi.

Tetap semangat berlatih, junjung tinggi sportivitas, dan jadikan setiap tantangan sebagai kesempatan untuk menjadi lebih baik.

Karena juara sejati bukan hanya mereka yang mampu memenangkan pertandingan, tetapi juga mereka yang mampu menaklukkan rasa malas, menjaga disiplin, dan tidak pernah berhenti berusaha. (Syafrial)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....