Jangan Sekadar Formalitas, Porprov XVI Sumbar Tunda ke Desember
- 18 Sep 2026 07:26 WIB
- Bukittinggi
Oleh;
Afnizon, S.A.P
(Penggiat Olahraga)
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Rencana penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat Tahun 2026 disambut antusias insan olahraga di daerah ini. Setelah lebih dari delapan tahun tidak digelar, kehadiran kembali ajang olahraga multicabang tingkat provinsi tersebut dinilai menjadi momentum yang dinantikan atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga hingga masyarakat Sumatera Barat.
Namun, di tengah antusiasme tersebut, muncul pandangan agar pelaksanaan Porprov XVI tidak dilakukan secara tergesa-gesa. Rencana penyelenggaraan pada 2 hingga 14 Oktober 2026 dinilai membutuhkan persiapan yang lebih matang agar seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung tertib dan profesional.
Sejumlah kalangan olahraga menilai, rentang waktu persiapan yang relatif singkat berpotensi menghadirkan persoalan teknis apabila tidak diimbangi kesiapan penyelenggara dan seluruh pemangku kepentingan.
Porprov merupakan event multicabang olahraga yang melibatkan banyak pihak. Persiapannya tidak hanya berkaitan dengan pertandingan, tetapi juga menyangkut kesiapan atlet dan official, venue pertandingan, perangkat pertandingan, akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, keamanan hingga sistem pendaftaran dan administrasi kontingen.
Dengan kompleksitas tersebut, persiapan yang terburu-buru dikhawatirkan dapat berdampak terhadap kualitas pelaksanaan pertandingan di lapangan.
Persoalan lain yang perlu menjadi perhatian adalah kesiapan venue di masing-masing daerah penyelenggara. Setiap cabang olahraga membutuhkan sarana dan prasarana sesuai standar pertandingan. Venue juga harus dipastikan aman, layak dan mampu mendukung kelancaran pertandingan selama pelaksanaan Porprov.
Selain fasilitas pertandingan, koordinasi antara panitia, KONI kabupaten dan kota, pengurus cabang olahraga serta kontingen juga membutuhkan waktu yang cukup. Hal tersebut penting untuk menghindari persoalan teknis terkait jadwal pertandingan, pendaftaran atlet, akomodasi maupun kebutuhan masing-masing kontingen.
Karena itu, muncul dorongan agar Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama KONI Sumbar mempertimbangkan kembali waktu pelaksanaan Porprov XVI.
Salah satu opsi yang disampaikan adalah melakukan penundaan hingga Desember 2026. Tambahan waktu sekitar dua bulan tersebut dinilai dapat dimanfaatkan untuk mematangkan berbagai kebutuhan penyelenggaraan.
Penundaan tersebut dipandang bukan semata-mata sebagai kemunduran, tetapi sebagai langkah untuk memastikan event olahraga terbesar di tingkat provinsi itu dapat terlaksana sesuai harapan.
Tambahan waktu dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesiapan fisik dan teknis atlet, memastikan kelayakan venue, menyelesaikan administrasi kontingen, memperkuat koordinasi antarpanitia serta mempersiapkan berbagai kebutuhan pendukung lainnya.
Terlebih, Porprov XVI memiliki nilai penting bagi pembinaan olahraga Sumatera Barat. Setelah lebih dari delapan tahun vakum, para atlet membutuhkan ruang kompetisi untuk mengukur hasil latihan sekaligus menunjukkan prestasi terbaiknya.
Ajang ini juga menjadi salah satu bagian penting dalam proses regenerasi atlet daerah. Kompetisi antarkabupaten dan kota memberikan kesempatan kepada atlet muda untuk memperoleh pengalaman bertanding sekaligus menjadi bagian dari proses pemetaan potensi olahraga Sumatera Barat.
Karena itu, kualitas penyelenggaraan menjadi perhatian yang tidak kalah penting dibandingkan sekadar mengejar waktu pelaksanaan.
Porprov XVI diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar mampu menghadirkan kompetisi yang sportif, tertib dan memberikan pengalaman terbaik bagi atlet maupun masyarakat.
Masyarakat Sumatera Barat juga dinilai layak mendapatkan pesta olahraga yang berlangsung meriah setelah penantian panjang. Momentum kembalinya Porprov diharapkan dapat menjadi ruang untuk membangkitkan kembali semangat olahraga di seluruh kabupaten dan kota.
Di sisi lain, keputusan mengenai jadwal pelaksanaan tetap membutuhkan pertimbangan dan koordinasi seluruh pihak terkait, termasuk Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, KONI Sumbar, pemerintah kabupaten dan kota serta pengurus cabang olahraga.
Apapun keputusan yang nantinya diambil, aspek kesiapan dan kualitas penyelenggaraan menjadi hal penting yang perlu diperhatikan.
Porprov XVI diharapkan mampu memberikan tiga capaian sekaligus, yakni sukses prestasi, sukses penyelenggaraan dan sukses sebagai pesta olahraga masyarakat Sumatera Barat.
Setelah delapan tahun menunggu, momentum kembalinya Porprov Sumbar diharapkan tidak berlalu begitu saja. Ajang tersebut dapat menjadi titik awal untuk kembali memperkuat pembinaan olahraga daerah dan melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu membawa nama Sumatera Barat ke tingkat nasional maupun internasional.
Karena itu, seluruh proses persiapan diharapkan dilakukan secara terbuka, terukur dan terkoordinasi, sehingga Porprov XVI benar-benar menjadi momentum kebangkitan olahraga Sumatera Barat, bukan sekadar memenuhi target penyelenggaraan
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....