YPSTI Siapkan Festival Silek Jam Gadang Bukittinggi 2026
- 12 Sep 2026 17:38 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Semangat melestarikan seni bela diri tradisional Minangkabau terus digaungkan di Kota Bukittinggi. Yayasan Peduli Silat Tradisi Indonesia (YPSTI) Kota Bukittinggi menyerahkan susunan kepengurusan kepada Ketua KPSTI Sumatera Barat, Prof. Dr. Indrayuda, S.P., M.M., sekaligus menyampaikan rencana besar menggelar Festival Silek Jam Gadang Bukittinggi.
Penyerahan susunan kepengurusan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat gerakan pembinaan dan pelestarian silek tradisi di Sumatera Barat. Tidak hanya sebagai olahraga bela diri, silek juga merupakan bagian dari identitas, budaya, serta nilai-nilai pendidikan karakter masyarakat Minangkabau.

Dalam kesempatan itu, YPSTI Kota Bukittinggi turut melaporkan rencana pelaksanaan Festival Silek se-Sumatera Barat yang akan dipusatkan di Kota Bukittinggi dengan mengusung tema “Festival Silek Jam Gadang Bukittinggi.”
Festival tersebut diharapkan menjadi ruang bagi pesilat dari berbagai daerah di Sumatera Barat untuk bertemu, menunjukkan kemampuan, sekaligus mempererat persaudaraan antarperguruan dan komunitas silek.
Kehadiran festival juga diharapkan mampu membangkitkan kembali kecintaan generasi muda terhadap silek tradisi. Di tengah perkembangan zaman, silek tidak hanya perlu dipertahankan sebagai warisan budaya, tetapi juga dikembangkan menjadi olahraga yang membanggakan dan memiliki daya tarik bagi generasi penerus.
“Kito Basamo” menjadi semangat utama dalam rencana penyelenggaraan kegiatan tersebut. Dukungan dari pemerintah, perguruan silat, ninik mamak, tokoh masyarakat, generasi muda, serta seluruh masyarakat Sumatera Barat dinilai penting agar Festival Silek Jam Gadang dapat terlaksana dengan baik.
Festival ini nantinya diharapkan tidak sekadar menjadi ajang pertandingan, tetapi juga menjadi panggung kebangkitan silek tradisi—mempertemukan olahraga, budaya, persaudaraan dan semangat generasi muda dalam satu kegiatan besar di Kota Jam Gadang.
YPSTI Kota Bukittinggi pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan doa dan dukungan agar rencana tersebut berjalan lancar, aman dan sukses, sekaligus menjadi langkah nyata dalam menjaga marwah silek sebagai warisan budaya Minangkabau.
Dari Jam Gadang, semangat silek diharapkan kembali menggema ke seluruh penjuru Sumatera Barat—menghidupkan tradisi, membangun prestasi, dan menanamkan karakter tangguh bagi generasi muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....