Cegah ISPA saat Kabut Asap
- 06 Okt 2026 11:43 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan dapat menurunkan kualitas udara dan membawa berbagai partikel berbahaya yang berisiko mengganggu kesehatan. Salah satu masalah kesehatan yang perlu diwaspadai saat kondisi udara dipenuhi asap adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
ISPA dapat menyerang saluran pernapasan, mulai dari hidung hingga paru-paru. Paparan asap dalam waktu tertentu dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan dan memperburuk kondisi orang yang memiliki penyakit pernapasan sebelumnya. Karena itu, ketika kabut asap terjadi, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan melakukan berbagai langkah perlindungan.
Kenali Gejala ISPA
Beberapa gejala yang dapat muncul antara lain batuk, pilek, sakit atau terasa tidak nyaman pada tenggorokan, hidung tersumbat, demam, serta tubuh terasa lemas. Pada kondisi yang lebih berat, seseorang dapat mengalami sesak atau kesulitan bernapas. Terutama pada anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang yang memiliki penyakit seperti asma atau penyakit paru dan jantung, paparan udara berasap perlu mendapat perhatian lebih.
Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Saat kualitas udara memburuk akibat kabut asap, sebaiknya kurangi aktivitas di luar ruangan, terutama aktivitas fisik yang membuat kita bernapas lebih cepat dan dalam.Jika harus keluar rumah, pilih waktu dan kondisi ketika kualitas udara relatif lebih baik. Pantau informasi kualitas udara dari sumber resmi agar dapat menentukan langkah yang tepat.
Gunakan Masker dengan Tepat
Masker dapat membantu mengurangi paparan partikel udara yang terhirup. Ketika kondisi udara dipenuhi asap, gunakan masker yang sesuai dan pastikan terpasang dengan baik sehingga menutupi hidung dan mulut.
Masker biasa tidak selalu memberikan perlindungan yang sama terhadap partikel halus dalam asap. Untuk kondisi polusi partikulat yang tinggi, masker atau respirator yang memiliki kemampuan menyaring partikel, seperti N95 atau KN95, dapat memberikan perlindungan yang lebih baik jika digunakan dengan benar.
Jaga Kualitas Udara di Dalam Rumah
Menutup pintu dan jendela saat udara di luar sedang berasap dapat membantu mengurangi masuknya asap ke dalam rumah. Namun, rumah juga perlu memiliki ventilasi yang baik ketika kualitas udara luar sudah membaik. Jika tersedia, penggunaan penyaring udara atau air purifier dengan HEPA filter dapat membantu mengurangi partikel halus di dalam ruangan. Hindari menambah polusi udara di dalam rumah, misalnya dengan membakar sampah, merokok, atau menggunakan sumber asap lainnya.
Perbanyak Minum dan Jaga Kondisi Tubuh
Saat menghadapi kabut asap, pastikan tubuh mendapatkan cukup cairan. Minum air yang cukup dapat membantu menjaga kondisi tubuh dan mencegah dehidrasi. Selain itu, tetap konsumsi makanan bergizi, cukup istirahat, dan jaga kebersihan tangan. Langkah-langkah sederhana ini membantu tubuh tetap dalam kondisi baik.
Kelompok Rentan Harus Lebih Waspada
Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang dengan penyakit asma, penyakit paru-paru, atau penyakit jantung termasuk kelompok yang perlu mendapatkan perhatian lebih ketika kualitas udara memburuk. Jika memungkinkan, kelompok rentan sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan dan berada di tempat dengan kualitas udara yang lebih baik.
Jangan Abaikan Gejala Berat
Jika muncul keluhan seperti sesak napas, napas berbunyi, nyeri dada, sulit bernapas, bibir atau wajah tampak kebiruan, atau kondisi kesehatan memburuk, segera cari pertolongan medis. Jangan menunggu gejala menjadi semakin parah, terutama pada anak-anak, lansia, dan orang yang memiliki penyakit penyerta.
Lindungi Diri, Lindungi Keluarga
Kabut asap bukan hanya persoalan jarak pandang, tetapi juga masalah kualitas udara yang dapat berdampak pada kesehatan. Pencegahan ISPA dapat dimulai dari langkah sederhana: mengurangi paparan asap, menggunakan masker yang tepat, menjaga kualitas udara di dalam rumah, memantau kualitas udara, serta segera mencari pertolongan ketika muncul gejala yang mengkhawatirkan. (ZH)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....