Tim Debat Konstitusi UIN Bukittinggi Raih Medali Emas PKM IV PTKIN Sumatera

  • 04 Okt 2026 11:50 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.iD,Bukittinggi - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Tim Debat Konstitusi UIN Bukittinggi berhasil meraih medali emas pada ajang Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) IV Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Sumatera Tahun 2026, Jumat (2/10/2026).

Keberhasilan tersebut diraih setelah tim Debat Konstitusi UIN Bukittinggi mampu menunjukkan kemampuan argumentasi, berpikir kritis, serta penguasaan terhadap berbagai persoalan hukum dan konstitusi dalam persaingan yang diikuti 22 PTKIN se-Sumatera.

Capaian medali emas tersebut sekaligus menempatkan UIN Bukittinggi sebagai peraih posisi tertinggi pada cabang Debat Konstitusi dalam gelaran PKM IV PTKIN se-Sumatera Tahun 2026.

Tim Debat Konstitusi UIN Bukittinggi diperkuat tiga mahasiswa Fakultas Syariah, yakni Mutia Azkya Salsabila dan Zahwa Aprilia Haris, keduanya dari Program Studi Hukum Tata Negara, serta Hana Sofia dari Program Studi Hukum Keluarga Islam.

Ketiga mahasiswa tersebut tampil dengan mengandalkan kemampuan berpikir kritis, ketajaman dalam menyusun argumentasi, serta penguasaan terhadap isu-isu hukum dan konstitusi. Kemampuan tersebut menjadi modal penting ketika harus berhadapan dengan tim-tim terbaik dari berbagai PTKIN di Sumatera.

Dalam kompetisi debat, peserta tidak hanya dituntut mampu menyampaikan pendapat, tetapi juga harus dapat membangun argumentasi secara sistematis, membaca persoalan secara objektif, mempertahankan pendapat berdasarkan dasar hukum, serta memberikan tanggapan secara cepat dan tepat terhadap argumentasi lawan.

Kemampuan tersebut berhasil ditunjukkan tim UIN Bukittinggi hingga akhirnya mampu mengamankan posisi teratas dan membawa pulang medali emas untuk kontingen kampus.

Prestasi itu tidak terlepas dari proses pembinaan dan persiapan yang dilakukan sebelum kompetisi. Tim Debat Konstitusi UIN Bukittinggi dibina langsung oleh Wakil Dekan III Fakultas Syariah UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Dr. Bustamar, M.H.

Pembinaan dilakukan secara intensif sebagai bagian dari upaya mempersiapkan mahasiswa menghadapi kompetisi dengan lebih matang. Selain memperkuat pemahaman terhadap hukum dan konstitusi, pembinaan juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, menyusun argumentasi, berkomunikasi, serta membangun kerja sama antarpeserta.

Medali emas yang diraih menjadi bukti bahwa mahasiswa Fakultas Syariah UIN Bukittinggi tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh di bangku perkuliahan dalam kompetisi intelektual tingkat regional Sumatera.

Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi salah satu capaian membanggakan bagi kontingen UIN Bukittinggi pada PKM IV PTKIN se-Sumatera Tahun 2026. Prestasi itu diharapkan semakin memperkuat semangat sivitas akademika dalam memberikan ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi dan bakat.

Bagi Mutia Azkya Salsabila, Zahwa Aprilia Haris, dan Hana Sofia, medali emas tersebut menjadi buah dari proses latihan, pembinaan, kekompakan, dan kesiapan menghadapi setiap tahapan kompetisi.

Prestasi itu juga diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa UIN Bukittinggi lainnya agar tidak ragu mengembangkan kemampuan serta berani tampil dalam berbagai kompetisi, baik di tingkat regional maupun nasional.

Ke depan, pembinaan terhadap mahasiswa berprestasi akan terus diperkuat. Latihan dan persiapan yang berkelanjutan diharapkan mampu melahirkan lebih banyak mahasiswa UIN Bukittinggi yang berprestasi sekaligus mengharumkan nama almamater pada berbagai ajang kompetisi.

Medali emas Debat Konstitusi ini bukan sekadar kemenangan di arena perlombaan, tetapi juga menjadi gambaran kemampuan mahasiswa UIN Bukittinggi dalam berpikir kritis, berargumentasi, dan memahami persoalan hukum serta konstitusi secara komprehensif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....