Dingin Pagi Panorama Ngarai Sianok, Bubur Kampiun Sambut Wamen Ekraf Irene Umar

  • 27 Agt 2026 20:07 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi - Udara sejuk khas pagi Kota Bukittinggi terasa semakin hangat dengan suguhan kuliner tradisional Minangkabau. Semangkuk bubur kampiun dan secangkir teh menjadi teman sarapan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, B.BA., saat mengunjungi kawasan wisata Taman Panorama Ngarai Sianok, Bukittinggi.

Di tengah suasana pagi yang dingin dan panorama Ngarai Sianok yang memesona, Irene Umar menikmati sajian sederhana khas Sumatera Barat tersebut. Momen itu menghadirkan kesan tersendiri, sekaligus memperlihatkan bagaimana kekayaan kuliner lokal dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata.

Kehadiran Irene Umar di Taman Panorama Ngarai Sianok disambut langsung Wali Kota Bukittinggi H.M. Ramlan Nurmatias, Sekretaris Daerah Rismal Hadi, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi.

Taman Panorama Ngarai Sianok sendiri merupakan salah satu destinasi wisata ikonik Kota Bukittinggi. Dari kawasan ini, wisatawan dapat menikmati bentangan Ngarai Sianok yang hijau dan indah, sekaligus mengunjungi objek bersejarah Lubang Jepang yang berada di kawasan tersebut.

Berada di tengah perpaduan alam dan sejarah itu, Irene Umar tampak kagum dengan keindahan yang tersaji. Panorama alam yang menjadi karunia bagi Kota Bukittinggi dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai bagian dari kekuatan ekonomi kreatif dan pariwisata.

Kunjungan tersebut pun terasa lebih istimewa karena tidak hanya memperlihatkan keindahan alam, tetapi juga menghadirkan pengalaman budaya melalui kuliner tradisional.

Bubur kampiun, misalnya, bukan sekadar hidangan sarapan. Kuliner khas Minangkabau itu merupakan bagian dari kekayaan tradisi yang dapat dikemas menjadi pengalaman wisata yang menarik bagi pengunjung.

Suasana pagi di Panorama Ngarai Sianok seolah mempertemukan tiga kekuatan Bukittinggi dalam satu momen: keindahan alam, jejak sejarah dan kekayaan budaya kuliner.

Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Kota Bukittinggi berharap potensi ekonomi kreatif yang tumbuh dari kekayaan lokal dapat semakin dikenal dan dikembangkan, sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus memperkuat daya tarik Bukittinggi sebagai destinasi wisata unggulan.

Di bawah sejuknya udara pagi, dengan secangkir teh dan semangkuk bubur kampiun, kunjungan Irene Umar menjadi sebuah pengalaman sederhana namun berkesan—menikmati Bukittinggi bukan hanya dengan mata, tetapi juga melalui rasa dan cerita yang lahir dari kekayaan budaya masyarakatnya. (JM/RRI BKT)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....