Saluang Kreasi Bukittinggi Meriahkan Festival Pacu Jalur Kuantan Singingi
- 20 Agt 2026 19:45 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Kuansing — Tim Kesenian Pemerintah Kota Bukittinggi turut menyemarakkan Festival Pacu Jalur 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing.) Provinsi Riau, yang berlangsung 18 hingga 23 Agustus 2026.
Dipimpin Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi, Hendra Aspratama, S.STP, M.M, sebanyak 12 orang tergabung dalam tim kesenian Bukittinggi yang memenuhi undangan untuk tampil dalam rangkaian kegiatan festival tersebut.
Pada malam kesenian, Kamis (20/8/2026), tim kesenian Bukittinggi menampilkan Saluang Kreasi “Tungganai Manjalang Dunsanak” di Kabupaten Kuantan Singingi. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari Plt. Sekretaris Daerah dan Plt. Bupati Kuantan Singingi.

Saluang Kreasi “Tungganai Manjalang Dunsanak” merupakan sajian seni yang mengangkat keindahan musik tradisional Minangkabau melalui harmoni alunan saluang yang dipadukan dengan sentuhan kreativitas masa kini.
Pertunjukan tersebut mengusung tema “Tungganai Manjalang Dunsanak”, yang menggambarkan perjalanan seorang tungganai sebagai pelindung sekaligus pemersatu kaum dalam membangun silaturahmi, mempererat persaudaraan, serta menjaga nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau.
Saluang sendiri merupakan salah satu warisan budaya Minangkabau yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia pada 2021. Pengakuan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya menjaga keberadaan musik tradisional Minangkabau agar tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
Melalui perpaduan alunan saluang, musik dan kreativitas para seniman, penampilan Tim Kesenian Pemko Bukittinggi menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan kekayaan budaya Minangkabau kepada masyarakat di luar Sumatera Barat.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi, Hendra Aspratama, mengatakan keikutsertaan Bukittinggi dalam Festival Pacu Jalur diharapkan dapat menjadi momentum untuk mewujudkan empat pilar kebudayaan.
“Harapan kami dari kegiatan ini terlaksana empat pilar kebudayaan, yaitu pelindungan, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan objek pemajuan kebudayaan atau OPK Kota Bukittinggi,” ujar Hendra.
Menurutnya, kegiatan seni budaya seperti Festival Pacu Jalur menjadi ruang strategis bagi daerah untuk saling memperkenalkan dan memperkuat hubungan kebudayaan antardaerah.
Ia berharap pelaksanaan Festival Pacu Jalur pada tahun berikutnya dapat berlangsung semakin sukses dan meriah, sekaligus memberikan ruang yang lebih besar bagi para seniman untuk menampilkan karya-karya budaya daerah.
Sementara itu, Plt. Bupati Kabupaten Kuantan Singingi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bukittinggi, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, yang telah memenuhi undangan untuk berpartisipasi dalam Festival Pacu Jalur 2026.
Kehadiran Tim Kesenian Pemko Bukittinggi dinilai turut memperkaya rangkaian Festival Pacu Jalur sekaligus mempererat hubungan budaya dan silaturahmi antara masyarakat Minangkabau di Sumatera Barat dengan masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. (JM/RRi.BKT)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....