Nagari Paninjauan Raih Juara I Nagari Bersih
- 19 Agt 2026 23:24 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Nagari Paninjauan, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, berhasil meraih Juara I dalam Lomba Nagari Bersih yang diselenggarakan Perkim dan LH. Penghargaan tersebut diserahkan pada 17 Agustus 2026 sebagai bentuk apresiasi terhadap keberhasilan Nagari Paninjauan dalam mengembangkan sistem pengelolaan sampah.
Direktur BUMNag Panama Sejahtera Nagari Paninjauan, Nelfa Fatea, A.Md., mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sistem pengelolaan sampah yang telah diatur melalui Peraturan Nagari Nomor 7 Tahun 2025. Menurutnya, Paninjauan menjadi nagari pertama yang menerapkan pengelolaan sampah secara langsung, bukan sekadar melalui konsep bank sampah.
Nelfa menjelaskan, persiapan program dilakukan sejak awal dengan membentuk tim, menyediakan tempat pengelolaan sampah, serta melaksanakan sosialisasi melalui berbagai kegiatan kepada masyarakat. Pengelolaan juga dilakukan secara mandiri oleh nagari dengan melibatkan kerja sama bersama universitas dan dinas terkait.
Dalam program tersebut, BUMNag Panama Sejahtera menjadi pemeran utama melalui unit usaha Eco Mandiri yang menjalankan kegiatan operasional pengelolaan sampah. Keberadaan unit usaha tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang terarah dan berkelanjutan di Nagari Paninjauan.
Selain mengolah sampah organik menjadi kompos, BUMNag Eco Mandiri kini mulai mengembangkan inovasi pengolahan sampah plastik menjadi pancang pohon cabai dan paving block. Inovasi tersebut mendapat dukungan mesin pencacah dari Universitas Andalas sebagai perguruan tinggi pengampu, sehingga pengembangan pengolahan sampah dapat berjalan lebih mudah.
Keterlibatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam keberhasilan program tersebut karena pengelolaan sampah tidak dapat berjalan tanpa dukungan warga. Saat ini, BUMNag telah melakukan penjemputan sampah terpilah dari rumah ke rumah, meskipun baru sekitar 10 hingga 20 persen sampah masyarakat yang dapat dijemput karena keterbatasan peralatan.
Di sisi lain, masyarakat mulai memiliki kesadaran untuk mengolah sampah organik secara mandiri dari rumah masing-masing. Perubahan tersebut terlihat dari semakin berkurangnya sampah yang berserakan di sepanjang jalan, sehingga lingkungan menjadi lebih nyaman dan saluran drainase serta aliran air menuju sawah menjadi lebih lancar.
Nelfa menilai kolaborasi antara pemerintah nagari, BUMNag, masyarakat, dan kelompok perempuan sangat penting dalam keberhasilan gerakan kebersihan tersebut. Pemerintah berperan dalam membuat kebijakan, BUMNag melalui unit Eco Mandiri menjadi tenaga operasional pengelolaan sampah, sementara perempuan dinilai memiliki peran strategis sebagai pelopor perubahan dari lingkungan rumah tangga.
Menurutnya, perempuan memiliki peran besar karena sebagian besar aktivitas penghasil sampah bermula dari rumah tangga. Karena itu, perempuan diharapkan terus menjadi penggerak aksi kebersihan, baik di lingkungan rumah maupun di tengah masyarakat.
Setelah meraih Juara I, BUMNag Panama Sejahtera tidak ingin berhenti pada pencapaian perlombaan, tetapi akan terus membenahi dan meningkatkan sistem pengelolaan sampah. Nelfa menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk mewujudkan Nagari Paninjauan yang bersih dan asri sekaligus mengembangkan unit usaha Eco Mandiri agar mampu memberikan manfaat dan keuntungan sebagai badan usaha.
Nelfa mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai kebiasaan sehari-hari dengan menerapkan prinsip memilah, mengurangi, dan mengelola sampah sejak dari rumah. Ia berharap gerakan bersama tersebut dapat terus berkembang sehingga lingkungan yang bersih dan asri dapat diwujudkan sebagai bagian dari upaya menyongsong Indonesia Emas 2045. (SVD)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....