LPDP Resmi Buka Beasiswa Tahap II Perkuat Talenta Strategis

  • 08 Jul 2026 09:01 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) secara resmi membuka pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 pada 30 Juni sampai 31 Juli 2026.

100%

Momentum pembukaan ini disosialisasikan secara langsung kepada masyarakat dan akademisi di wilayah Sumatera Barat melalui penyelenggaraan "Seminar Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026" bertempat di Student Centre Kampus UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi pada Rabu, 8 Juli 2026 pagi

Seminar ini menghadirkan jajaran pimpinan LPDP, yaitu Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso dan Direktur Keuangan dan Umum, Albertus Kurniadi Hendartono, serta disambut langsung oleh Wakil Rektor 2, Prof.Dr.liz Izmuddin, MA dan Wakil Rektor III Dr. Edi Rosman, S.Ag, M.Hum, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, serta diikuti oleh 200 Peserta. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai program beasiswa terbaru, mekanisme seleksi, serta strategi mempersiapkan diri bagi putra-putri terbaik daerah agar dapat mengakses pendidikan tinggi berkualitas.

Direktur Keuangan dan Umum, Albertus Kurniadi Hendartono, menyampaikan "Yang menjadi concern LPDP adalah bagaimana membuka akses yang setara kepada masyarakat untuk mengakses dukungan beasiswa LPDP, untuk itu saat ini LPDP melaksanakan berbagai sosialisasi tidak hanya di Bukittinggi tetapi juga hingga Indonesia Timur, seperti Tual dan Pulau Buru".

Melanjutkan program pada tahap I, Beasiswa LPDP Tahap II menyediakan dua program utama yaitu Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE (Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, Economics). Selain itu, LPDP juga membuka kembali program Beasiswa Akselerasi pada Universitas Unggulan, program kerja sama khusus seperti Beasiswa Keolahragaan, dan Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional Jalur Doctor by Research.

Bidang STEM Industri Strategis mencakup sektor pangan, energi, pertahanan, digitalisasi termasuk kecerdasan artifisial (Al) dan semikonduktor, kesehatan, hilirisasi, maritim, manufaktur dan material maju, serta kewirausahaan dan industri kreatif. LPDP juga mendukung pendanaan untuk bidang STEM-related yang terdiri dari bisnis dan ekonomi serta hukum dan kebijakan publik yang mendukung bidang industri strategis. Sementara itu, bidang SHARE tetap menjadi bagian penting dalam memperkuat aspek sosial, kebijakan publik, ekonomi, budaya, pendidikan, hingga keagamaan yang menopang pembangunan nasional.

LPDP juga terus melanjutkan komitmen inklusivitas dengan tetap menaruh perhatian besar kepada penerima afirmasi, memberikan prioritas kepada anak-anak terbaik bangsa yang daerah terpencil tertinggal dengan memberikan kemudahan prioritas.

Perubahan Kebijakan Beasiswa Tahap II 2026

Guna memperluas aksesibilitas dan memberikan keberpihakan pada kelompok afirmasi, Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, memaparkan sejumlah penyesuaian ketentuan yang sangat menguntungkan bagi para pendaftar pada tahap ini, antara lain:

  1. Keringanan persyaratan Bahasa Inggris

a. Untuk pendaftar kriteria afirmasi:

Tujuan dalam negeri: tetap tidak dipersyaratkan sertifikat kemampuan Bahasa

Inggris.

Tujuan luar negeri:

  1. Bagi yang telah memiliki LoA Unconditional, tidak wajib sertifikat bahasa
  2. Bagi yang belum memiliki LoA Unconditional, penambahan

opsi sertifikat Bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri.

Bagi pendaftar dari kelompok afirmasi Putra-Putri Papua tetap tidak. dipersyaratkan IPK minimal serta kemampuan bahasa Inggris, baik untuk tujuan dalam negeri maupun luar negeri.

b. Untuk pendaftar kriteria non afirmasi (pendaftar umum/CPNS/PNS/TNI/POLRI):

Bagi yang telah memiliki LoA Unconditional, tidak wajib sertifikat bahasa

Bagi yang belum memiliki LoA Unconditional:

  1. Tujuan dalam negeri: penambahan opsi sertifikat Bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri dan TOEP.
  2. Tujuan luar negeri: penambahan opsi sertifikat Bahasa Inggris yaitu Duolingo.

c. Untuk pendaftar beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional jalur Doctor by Research

Bagi yang telah memiliki LoA Unconditional, tidak wajib sertifikat bahasa.

Bagi yang belum memiliki LoA Unconditional:

  1. penambahan opsi sertifikat Bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri.
  2. Penurunan skor minimal Bahasa Inggris dibandingkan tahap 1.
  3. Pembaharuan Daftar Perguruan Tinggi Tujuan

a. Penambahan Universitas Unggulan dari sebelumnya 17 universitas unggulan untuk seluruh program studi, menjadi 31 universitas unggulan yang terdiri dari 17 universitas untuk seluruh program studi dan 14 universitas tambahan khusus program studi STEM.

b. Pembaruan daftar perguruan tinggi tujuan dalam negeri, luar negeri, double/joint degree untuk beasiswa STEM Industri Strategis dan SHARE serta pembaruan daftar perguruan tinggi tujuan untuk Beasiswa Keolahragaan.

Beasiswa LPDP terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia yang memenuhi syarat. Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 dapat dilakukan melalui laman resmi LPDP sesuai jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Investasi Pembangunan Talenta Bangsa yang Berkelanjutan

Sebagai pengelola Dana Abadi Pendidikan, LPDP saat ini mengelola akumulasi Dana Abadi Bidang Pendidikan sebesar Rp195,8 triliun per 30 Juni 2026. Dana tersebut menjadi fondasi keberlanjutan investasi pemerintah dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia.

Sejak mulai beroperasi pada tahun 2013 hingga Juni 2026, LPDP telah menghasilkan penerima Beasiswa LPDP, yang terdiri atas program magister, doktor, dokter spesialis, dan non-gelar. Dari jumlah tersebut lebih dari 34.000 orang telah menjadi alumni, 21.481 orang yang masih dan akan menjalani studi berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri.

Secara keseluruhan, melalui berbagai program kolaborasi dengan Kementerian dan Lembaga, LPDP telah mendukung 112.771 penerima beasiswa program degree serta lebih dari 590 ribu peserta program non-degree, sekaligus mendanai ribuan proyek riset, penguatan perguruan tinggi, dan pemajuan kebudayaan.

Antusiasme masyarakat terhadap Beasiswa LPDP juga terus meningkat. Pada penyelenggaraan Seleksi Beasiswa LPDP Tahap I Tahun 2026, sebanyak 2.753 peserta dinyatakan lulus seleksi substansi dari total pendaftar sebesar 32.794 peserta dan akan melanjutkan proses persiapan studi menuju berbagai perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri. Capaian tersebut melanjutkan tren peningkatan minat masyarakat terhadap program beasiswa LPDP sebesar 33,22 persen dibandingkan tahun 2025.

Beasiswa LPDP bersumber dari dana publik, sehingga setiap penerima memiliki tanggung jawab untuk kembali dan berkontribusi memberikan manfaat kepada bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....