BP2DIM Apresiasi Wagub Sumbar Vasco Ruseimy & Ajak Diskusi Untuk Deerah Istimewa

  • 26 Jun 2026 13:50 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Jakarta - Badan Persiapan Provinsi Daerah Istimewa Minangkabau (BP2DIM) menyampaikan apresiasi kepada Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, atas sikap terbuka, responsif, dan penuh kehati-hatian dalam menyikapi aspirasi masyarakat terkait usulan pembentukan Daerah Istimewa Minangkabau atau Daerah Istimewa Sumatera Barat.

Sekretaris Jenderal BP2DIM, Anton Pratama, mengatakan sikap yang ditunjukkan Wakil Gubernur dinilai sebagai bentuk kedewasaan politik dalam merespons dinamika yang berkembang di tengah masyarakat. Menurutnya, keterbukaan pemerintah daerah menjadi langkah penting untuk menjaga ruang dialog yang sehat antara pemerintah dan masyarakat.

"Kami mengapresiasi sikap Pak Wakil Gubernur yang terbuka terhadap aspirasi masyarakat. BP2DIM berharap dapat berdiskusi langsung dengan beliau mengenai usulan peningkatan status Sumatera Barat menjadi Daerah Istimewa Minangkabau," ujar Anton Pratama, Jumat (26/6/2026).

Menurut BP2DIM, wacana pembentukan Daerah Istimewa Minangkabau merupakan isu strategis yang berkembang di tengah masyarakat dan mendapat perhatian dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh adat, ninik mamak, akademisi, pemuda, organisasi kemasyarakatan, hingga unsur masyarakat sipil yang memiliki kepedulian terhadap penguatan identitas budaya serta peningkatan tata kelola pemerintahan daerah.

BP2DIM menilai setiap aspirasi publik harus disalurkan melalui mekanisme yang sesuai dengan konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan tetap mengedepankan nilai musyawarah, mufakat, serta kearifan lokal yang menjadi ciri khas masyarakat Minangkabau.

Selain itu, organisasi tersebut menilai komunikasi publik yang terbuka dan transparan diperlukan agar perbedaan pandangan tidak berkembang menjadi polarisasi maupun ketegangan sosial. Menurut BP2DIM, isu mengenai perubahan status daerah menyangkut berbagai aspek, mulai dari sejarah, budaya, sosial, ekonomi hingga politik, sehingga memerlukan kajian akademik yang komprehensif sebelum diambil keputusan.

BP2DIM juga mendorong keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, bundo kanduang, akademisi, organisasi kepemudaan, serta berbagai unsur masyarakat lainnya dalam memberikan masukan yang objektif dan konstruktif terhadap wacana tersebut.

Sebagai tindak lanjut, BP2DIM berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama DPRD Sumbar dapat menggelar forum diskusi khusus mengenai usulan Daerah Istimewa Minangkabau. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang dialog untuk memperkuat persatuan, memperdalam pemahaman terhadap identitas budaya Minangkabau, sekaligus membahas berbagai aspek tata kelola pemerintahan daerah secara komprehensif.

BP2DIM menegaskan bahwa seluruh proses perjuangan aspirasi tersebut tetap berada dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan mengedepankan semangat kebersamaan serta tanggung jawab nasional.

Anton Pratama menambahkan, saat ini BP2DIM telah menyerahkan Naskah Akademik dan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Istimewa Minangkabau kepada DPRD Sumatera Barat. Dokumen tersebut kini sedang ditelaah oleh tim ahli DPRD Sumbar sebagai bagian dari proses kajian terhadap usulan tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....