DPP KOMBATPOL Deklarasi Anti Narko Bersama BNN & KESBANGPOL DKI

  • 21 Jun 2026 07:36 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi - Komunitas Sahabat Polisi (Kombatpol) menghadiri deklarasi bersama memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang diselenggarakan oleh Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta, Minggu (21/6/2026), di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.

Kegiatan tersebut diikuti berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas), organisasi kepemudaan, komunitas pemuda DKI Jakarta, serta jajaran BNN sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba.

Dalam kesempatan itu, Kepala BNNP DKI Jakarta, Brigjen Pol. Awang Joko Rumitro, S.I.K., menyampaikan bahwa BNNP DKI Jakarta secara rutin menggelar deklarasi anti narkoba sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya di kawasan yang rawan terhadap peredaran gelap narkotika.

Menurutnya, berbagai program terus dilakukan, di antaranya deklarasi pemberantasan kawasan rawan narkoba dengan melibatkan masyarakat, seperti yang telah dilaksanakan di kawasan Kampung Permata, Jakarta Barat.

Selain itu, BNNP DKI Jakarta juga memperkuat keterlibatan generasi muda melalui pembentukan Duta Pelajar Anti Narkoba dan pelaksanaan Kemah Bhakti Pemuda. Program tersebut bertujuan mencetak peer educator yang mampu mengedukasi rekan-rekannya agar terhindar dari penyalahgunaan narkotika.

"Kami juga terus membangun kolaborasi melalui Apel Kebangsaan bertajuk Jaga Jakarta Tanpa Narkoba bersama BNN RI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai bagian dari gerakan War on Drugs for Humanity," ujar Brigjen Pol. Awang Joko Rumitro.

Sementara itu, Ketua Umum Kombatpol, Anton Pratama, menegaskan bahwa ancaman penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda semakin memprihatinkan sehingga membutuhkan kerja sama semua pihak.

"Generasi muda Indonesia saat ini sudah banyak yang menjadi korban kecanduan narkoba. Karena itu, pemerintah, aparat, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat harus bergandengan tangan untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Pencegahan harus menjadi tanggung jawab bersama demi menyelamatkan masa depan bangsa," tegas Anton Pratama.

Melalui deklarasi tersebut, seluruh peserta menyatakan komitmennya untuk terus mendukung berbagai upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba demi mewujudkan Indonesia yang sehat, aman, dan bebas narkoba.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....