BBPKA-PDN I Gelar Studi Lapangan Kepemimpinan Pengawas di Sibolga

  • 18 Jun 2026 17:46 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Sibolga - Balai Besar Pengembangan Kompetensi Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri I (BBPKA-PDN I) Bukittinggi resmi membuka kegiatan Studi Lapangan (STULA) Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I dan II Tahun 2026 di Kantor Wali Kota Sibolga, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan studi lapangan yang berlangsung pada 16–19 Juni 2026 ini diikuti oleh 47 peserta dari berbagai instansi pemerintah pusat dan daerah. Kota Sibolga dipilih sebagai lokus pembelajaran karena dinilai memiliki berbagai praktik baik dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Peserta berasal dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Kanwil Sumatera Barat, Sumatera Utara, Jambi, dan Riau, Universitas Riau, Institut Seni Indonesia Padang Panjang, Pemerintah Kota Bukittinggi, Pemerintah Kota Pekanbaru, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, serta Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.

Selama pelaksanaan studi lapangan, peserta akan menggali berbagai inovasi dan praktik pelayanan publik di empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Sibolga, yakni Dinas Sosial, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Perikanan, Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Sibolga, Aulia Dhuhri, S.STP., M.A.P., mengatakan Pemerintah Kota Sibolga merasa terhormat dipercaya menjadi lokasi studi lapangan bagi peserta PKP BBPKA-PDN I Bukittinggi.

Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana bertukar pengalaman, pengetahuan, dan inovasi antarpeserta maupun antara peserta dengan perangkat daerah Kota Sibolga. Selain itu, kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu memperkuat kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Sementara itu, Kepala BBPKA-PDN I Bukittinggi, Sarjayadi, S.S., M.A.P., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Sibolga yang kembali menerima peserta studi lapangan. Ia menjelaskan bahwa hubungan kerja sama antara BBPKA-PDN I dengan Pemerintah Kota Sibolga telah terjalin sejak sebelum tahun 2010.

Menurut Sarjayadi, studi lapangan merupakan bagian wajib dalam Pelatihan Kepemimpinan Pengawas yang bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada peserta mengenai praktik peningkatan pelayanan publik, penguatan sinergi organisasi, serta pengelolaan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan.

Ia berharap para narasumber dari OPD yang menjadi lokus dapat memberikan informasi yang komprehensif sebagai bahan penyusunan aksi perubahan yang akan dirancang oleh para peserta.

Mewakili Wali Kota Sibolga, Sekretaris Daerah Kota Sibolga, Drs. Herman Suwito, M.M., menyambut baik pelaksanaan studi lapangan tersebut. Ia meminta seluruh kepala OPD yang menjadi lokasi pembelajaran agar membuka akses informasi seluas-luasnya sehingga peserta memperoleh data dan pengalaman yang dapat dijadikan dasar penyusunan aksi perubahan.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta pelatihan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Pemerintah Kota Sibolga untuk memperoleh masukan serta berbagi pengalaman dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui studi lapangan ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi dalam menciptakan aparatur yang adaptif, inovatif, serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....