Telkom Indonesia Luncurkan AI Camp, Cegah Bullying Sekolah
- 11 Jun 2026 07:57 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi – Telkom Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Maleo Talenta Cendekia dan Educourse.id resmi meluncurkan program Edumind Wellbeing & AI Camp di Balai Sidang Bung Hatta Bukittinggi 11 - 13 Juni 2026 dengan Anchour; Muthia Utami,S.Hum

Program ini menjadikan sejumlah SMA di Kota Bukittinggi sebagai sekolah percontohan (pilot project) dalam penguatan ekosistem pendidikan yang aman, sehat, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (AI).


Peluncuran program tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis, STP, Manager Economic, Law & Government Development Telkom Indonesia Unit Social Responsibility Center Aline Zivana,S.Si.,MBA, Manager Wiltel Bussiness Service Sumbar & Jambi Herni Rahmadiah,S.Kom, Kabag Umum BBPMP Sumbar Diansa Gunadi Thaib, SE., M.comm, Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Sumbar Dramirawati, M.Si. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi Albertiusman, SKM., MKM.



Program Edumind Wellbeing & AI Camp merupakan implementasi pembelajaran coding dan kecerdasan artifisial yang tidak hanya berfokus pada peningkatan literasi digital, tetapi juga mendukung kesehatan mental peserta didik serta pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.
Dalam sambutannya, Aline Zivana,S.Si.MBA menegaskan bahwa Telkom Indonesia memiliki komitmen kuat dalam membangun talenta generasi muda Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital yang positif dan berkelanjutan.

“Telkom berkomitmen membangun talenta-talenta generasi muda Indonesia, tidak hanya bergerak pada perbaikan infrastruktur teknologi, tetapi juga menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi masa depan,” ujarnya.
Menurutnya, maraknya kasus perundungan yang tersebar melalui media digital menjadi salah satu alasan utama Telkom Indonesia menghadirkan program ini. Selain memperkuat kesehatan mental siswa, program tersebut juga mendorong peserta didik agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menjadi pencipta dan pengembang teknologi di masa depan.
Juga Kabag Umum BBPMP Sumbar Diansa Gunadi Thaib,SE.,M.comm melihat saat ini budaya sekolah ruang tumbuh aman dan nyaman, bukan hanya sebagai ruang uji. dan sebaliknya tidak sebagai generasi strawberry.

Edumind hadir dengan pendekatan “Setiap Anak Berharga, Setiap Potensi Terpetakan”, sebagai platform psikologi pendidikan yang mengintegrasikan aspek student wellbeing, talent mapping, dan analitik pendidikan. Platform ini membantu sekolah menciptakan lingkungan belajar yang sehat, inklusif, dan berdampak bagi perkembangan peserta didik.
Melalui Edumind, sekolah dapat memetakan tingkat kesejahteraan dan potensi siswa secara komprehensif, mendeteksi dini risiko psikologis maupun hambatan belajar, membantu guru memahami kebutuhan unik setiap peserta didik, serta menyediakan data pendukung untuk pengembangan karakter dan talenta siswa.
Selain itu, platform ini juga mendukung pelaksanaan program Bimbingan dan Konseling (BK), sekolah ramah anak, pendidikan inklusif, serta menjadi dasar pengambilan keputusan pendidikan berbasis data.
Sementara itu, Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Sumatera Barat, Dramirawati, M.Si, yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, menekankan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dalam menghadapi transformasi digital.
“Dengan adanya pembelajaran digital, cara belajar di dunia pendidikan telah berubah. Karena itu, sekolah harus memastikan keamanan fisik, keamanan psikologis, dan keamanan digital peserta didik dalam membangun ekosistem sekolah yang sehat,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa secanggih apa pun teknologi pembelajaran yang digunakan, nilai-nilai karakter dan kejujuran tetap menjadi fondasi utama dalam pendidikan.
“Secanggih apa pun pembelajaran digital, nilai karakter dan kejujuran peserta didik tidak akan pernah tergantikan,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi Albertiusman, SKM., MKM, yang mewakili Wakil Wali Kota Bukittinggi. Menurutnya, kemajuan sarana dan prasarana pendidikan harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi transformasi digital.
Di sisi lain, Educourse.id sebagai mitra program merupakan pionir pembelajaran coding dan kecerdasan artifisial di Indonesia yang sejak tahun 2020 berkomitmen mendorong transformasi pendidikan digital. Platform pendidikan STEM tersebut mengintegrasikan metode blended learning dengan teknologi AI dan Augmented Reality (AR), serta menyediakan ribuan materi pembelajaran interaktif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Program Edumind Wellbeing & AI Camp di Bukittinggi menjadi kota ke-8 penyelenggaraan kegiatan ini. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat literasi digital, meningkatkan kesehatan mental siswa, serta menciptakan generasi muda yang tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami, menciptakan, dan mengembangkannya secara bertanggung jawab.
Dengan target menjangkau hingga satu juta pelajar Indonesia, program ini menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem pendidikan yang aman, sehat, inklusif, dan siap menghadapi tantangan era digital. (JM/RRi BKT)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....