Hasan Nasbi "Pulang Kampuang", Obati Rindu Ibunda Tercinta
- 31 Mei 2026 10:43 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Kubang Putiah - Suasana haru dan penuh kebersamaan menyelimuti kawasan Aia Kaciak, Nagari Kubang Putiah, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, saat Penasehat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi Hasan Nasbi Batupahat menghadiri syukuran kenaikan rumah orang tuanya sekaligus bertemu dengan ibunda tercinta pada Sabtu, 30 Mei 2026.
Kehadiran Hasan Nasbi Batupahat di kampung halaman menjadi momen yang sangat berkesan bagi keluarga besar, kerabat, dan masyarakat sekitar.
Acara yang berlangsung sederhana namun penuh makna tersebut menjadi ajang silaturahmi serta ungkapan rasa syukur atas berbagai nikmat dan pencapaian yang telah diraih keluarga.
Menurut keluarga, Hasan Nasbi merupakan putra dari Aliman Syahmi yang dikenal sebagai ulama dan tokoh masyarakat di Kubang Putiah. Aliman Syahmi juga disebut sebagai Lurah pertama Kelurahan Sumua Ladang Cakiah, Bukittinggi.
Sosok beliau dikenal luas karena pengabdiannya kepada masyarakat dan peranannya dalam pembangunan sosial keagamaan di daerah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Hasan Nasbi tampak menghabiskan waktu bersama ibundanya dan keluarga besar. Kehadirannya disambut hangat oleh sanak saudara yang telah lama menantikan kepulangannya.
Banyak keluarga yang mengaku terharu melihat sosok Hasan Nasbi kembali berkumpul bersama orang tua dan kerabat di kampung halaman.
Hasan Nasbi lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 11 Oktober 1979 dari keluarga Minangkabau yang memiliki tradisi pendidikan dan keagamaan yang kuat. Dari garis keluarga ibunya,
Hasan Nasbi memiliki hubungan kekerabatan dengan almarhum Ahmad Syafii Maarif tokoh nasional yang dikenal sebagai cendekiawan muslim dan mantan Ketua Umum Muhammadiyah.
Masa kecil Hasan Nasbi dihabiskan di lingkungan Kubang Putiah, Kabupaten Agam. Ia menempuh pendidikan dasar hingga tingkat madrasah tsanawiyah di Kampuang Nan Limo, Kubang Putiah, Kecamatan Banuhampu. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke SMA Negeri 2 Bukittinggi.
Perjalanan akademiknya kemudian membawanya ke Jakarta. Pada tahun 1998, Hasan Nasbi diterima sebagai Mahasiswa Universitas Indonesia. Selama menempuh pendidikan tinggi, ia aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan.
Pada Oktober 2000 ia dipercaya menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Universitas Indonesia. Kiprahnya di organisasi tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam perjalanan kepemimpinan dan komunikasi publik yang kemudian mengantarkannya ke tingkat nasional.
Hasan Nasbi berhasil menyelesaikan pendidikan Sarjana Ilmu Politik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia / FISIP UI pada tahun 2004. Setelah lulus, kariernya terus berkembang di bidang komunikasi, riset opini publik, dan strategi komunikasi politik.
Kini, Hasan Nasbi dikenal sebagai salah satu tokoh komunikasi nasional. Selain menjabat sebagai Penasehat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi, ia juga dipercaya mengemban berbagai tanggung jawab strategis di tingkat nasional.
Meski telah menempati posisi penting di pemerintahan dan dunia profesional termasuk Komisaris Pertamina, Hasan Nasbi tetap menunjukkan kedekatan dengan kampung halaman dan keluarganya.
Kepulangannya ke Kubang Putiah menjadi bukti bahwa nilai-nilai keluarga dan akar budaya Minangkabau tetap melekat kuat dalam dirinya.
Sejumlah keluarga yang hadir mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian Hasan Nasbi. Mereka mengenang masa kecilnya yang sederhana, ketika keluarga pernah menghadapi berbagai tantangan hidup di kawasan dekat Lubuak Sumua.
Perjalanan panjang dari kampung kecil di lereng Bukit Barisan hingga menjadi tokoh nasional dinilai menjadi inspirasi bagi generasi muda Sumatera Barat.
Acara syukuran kenaikan rumah orang tua Hasan Nasbi berlangsung dalam suasana kekeluargaan.
Doa bersama dipanjatkan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas kesehatan, keselamatan, dan keberkahan yang diberikan kepada keluarga besar.
Bagi masyarakat setempat, momen tersebut bukan sekadar pertemuan keluarga, tetapi juga menjadi kebanggaan tersendiri karena salah seorang putra terbaik daerah kembali hadir di tengah-tengah masyarakat.
Kehangatan yang tercipta sepanjang acara menunjukkan eratnya hubungan kekeluargaan yang tetap terjaga meskipun kesibukan dan tanggung jawab Hasan Nasbi berada di tingkat nasional.
Dengan penuh rasa syukur dan haru, keluarga besar berharap silaturahmi seperti ini dapat terus terjalin, sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan seseorang tidak pernah terlepas dari doa orang tua, dukungan keluarga, dan nilai-nilai yang ditanamkan sejak masa kecil. (JM/RRi BKT)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....