Pendampingan Irjen: Kemenag Bukittinggi Komitmen Raih Predikat ZI

  • 12 Mei 2026 14:15 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi - Dalam rangka persiapan dan pemantapan pembangunan Zona Integritas dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Kepala Kantor diwakili oleh Plh. Kepala Subbagian Tata Usaha sekaligus Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Aldi Heko Putra didampingi Koordinator dan anggota tim pembangunan ZI memimpin pertemuan dengan tim Inspektorat Jenderal Kemenag RI, Firdaus Bertempat di Aula Kantor Kemenag setempat Selasa, 12 Mei 2026.

Pendampingan ini dilakukan untuk mematangkan kesiapan dalam mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI WBK) di Kemenag Kota Bukittinggi.

Aldi Heko Putra menyebutkan, Kementerian Agama Kota Bukittinggi siap menerima bimbingan dan arahan untuk melakukan perbaikan sehingga Kemenag Kota Bukittinggi mampu meraih predikat ZI WBK.

"Kami siap menerima pendampingan dan tetap semangat dalam mewujudkan pembangunan Zona Integritas menuju WBK karena ini adalah komitmen kita bersama dan menjadi mimpi yang harus terpenuhi," ungkap Aldi Heko Putra

Aldi menambahkan, bahwa kekurangan yang masih ada berdasarkan catatan pasca penilaian akan dievaluasi dan dilakukan perbaikan.

Ia berharap tim Irjen selaku pendamping memberikan bimbingan secara maksimal dan mengajak seluruh tim kerja pembangunan ZI Kemenag Kota Bukittinggi untuk mengikuti kegiatan pendampingan ini dengan penuh keseriusan serta memaksimalkan kesempatan untuk memperbaiki kekurangan.

"Kami berharap kepada tim Irjen untuk memberikan pendampingan secara maksimal agar kami dapat memperbaiki segala kekurangan yang masih ada. Kepada seluruh tim pembangunan ZI Kemenag Kota Bukittinggi, mari kita ikuti pendampingan ini dengan sebaik-baiknya. Maksimalkan kesempatan yang diberikan dan mari ikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan keseriusan," ajaknya

Sementara itu, tim Irjen Kemenag RI, Firdaus menyebutkan, meski belum lolos pada penilaian sebelumnya, bukan berarti satker tersebut jelek, namun ada beberapa hal yang harus diperbaiki.

Ia menambahkan, bahwa Inspektorat Jenderal terus mendorong dan mendukung setiap satker untuk bisa lolos meraih predikat ZI, WBK dan WBBM.

Firdaus menegaskan, bahwa ZI adalah pembiasaan. Seperti halnya membiasakan seorang anak terhadap sesuatu yang mungkin masih kaku dalam melakukan sesuatu.

Tetapi, dengan melakukan secara terus menerus, maka ia akan terbiasa dengan sendirinya.

"Zona integritas adalah pembiasaan dalam melakukan tugas. Meski diawal terasa asing atau kaku, namun dengan terus menerus melakukannya, maka akan jadi terbiasa. Tidak ada satker yang sekali melaju langsung lolos penilaian ZI, namun ada perbaikan yang harus dilakukan," terang Firdaus

"Meski satuan kerja belum lolos meraih predikat ZI, bukan berarti satker tersebut jelek, namun ada beberapa hal yang harus diperbaiki. Inspektorat Jenderal terus mendorong dan mendukung setiap satker untuk bisa lolos meraih predikat ZI, WBK dan WBBM tersebut, termasuk Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi," imbuhnya

Selain itu, Firdaus juga mengingatkan pentingnya transparansi layanan serta mengajak tim pembangunan ZI Kemenag Kota Bukittinggi untuk melakukan inovasi untuk mendukung program pemerintah yang dikemas dengan kreativitas.

Tim Irjen selanjutnya juga meninjau sarana maupun komponen pengungkit termasuk bentuk pelayanan yang nyata di lapangan. (Andreas)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....